Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BUMD Pangan Harus Lakukan Transformasi Bisnis

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 10:13 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BUMD Pangan Harus Lakukan Transformasi Bisnis Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pangan perlu melakukan transformasi bisnis. Tujuannya agar bisa menghadapi beragam tantangan besar, baik soal ketahanan pangan maupun pengentasan stunting.

"Kami berharap menjadi pemain utama di industri daging dan turunannya. Juga siap menjadi salah satu tulang punggung bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan daging dengan harga terjangkau sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman di Jakarta, Rabu (24/5).

Upaya agresif Perumda (Perusahaan Umum Daerah) itu untuk bertransformasi, menurut Raditya dilakukan dengan berbagai program dan inovasi model bisnis. Salah satunya, tahun ini, pihaknya akan melakukan transformasi bisnis inti menjadi empat Strategic Business Unit (SBU), meliputi SBU Hub Logistik, SBU Penggemukan Sapi dan Perdagangan, SBU Rumah Potong dan SBU Swalayan Protein.

"Kita punya rencana untuk melakukan SBU yang terkait dengan logistik. Kita akan kuasai bisnis rantai dingin (cold chain integration business) dengan rencana pembangunan cold storage di beberapa lokasi di DKI Jakarta dengan total kapasitas 25 ribu ton sampai dengan 2026 bersama armada berpendingin. Itu semua akan kita siapkan untuk mendukung kebutuhan Jakarta," ujar Raditya.

Dia menerangkan transformasi bisnis ini sangat penting dilakukan untuk menjawab kebutuhan Ibu Kota sebagai pusat perekonomian dan bisnis. "Transformasi ini yang harus kita siapkan, karena peran Jakarta akan meningkat di sektor bisnis dan jasa," tegas Raditya.

Dari empat transformasi bisnis inti tersebut, kata Raditya, Perumda tersebut fokus terhadap pelaksanaan bisnis hub logistik, yang didalamnya ada dua sub hub, yaitu Komersial dan Penugasan sebagai bentuk pelayanan yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Gandeng Swasta

Untuk sub hub komersial, Raditya mengungkapkan untuk menjaga ketahanan pangan di Jakarta tidak cukup hanya Pemprov DKI atau pemerintah pusat bersama BUMD dan BUMN, tetapi peran swasta juga harus dilibatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.