Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Singapura Akan Produksi Bahan Bakar Pesawat Terbesar di Dunia dari Bahan Limbah

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 01:00 WIB | Oleh:

Sementara biaya bahan bakar ramah lingkungan saat ini adalah tiga hingga lima kali lipat dari bahan bakar jet biasa, Asosiasi Transportasi Udara Internasional memperkirakan, itu dapat berkontribusi 65 persen dari pengurangan emisi yang dibutuhkan oleh sektor penerbangan untuk mencapai net zero in 2050.

Sejak Juli 2022, penerbangan Singapore Airlines dan Scoot dari Bandara Changi telah menggunakan campuran bahan bakar jet reguler dan SAF yang diproduksi oleh Neste sebagai bagian dari uji coba selama setahun.

Maskapai lain yang telah mengoperasikan penerbangan menggunakan campuran serupa, antara lain American Airlines, Ryanair, Malaysia Airlines, dan Etihad.

Secara keseluruhan, perluasan kilang Tuas South Neste meningkatkan total kapasitas produksi perusahaan untuk bahan bakar dan bahan terbarukan di Singapura menjadi 2,6 juta ton per tahun, dua kali lipat dari sebelumnya.

Fitur-fitur baru yang ditambahkan ke pabrik yang diperluas mencakup fasilitas pra-perawatan yang memiliki kapasitas lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.