Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsep Wisata Industri Bekasi Terus Dimatangkan

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konsep Wisata Industri Bekasi Terus Dimatangkan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Ratusan pelajar melakukan kunjungan wisata ke salah satu perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebelum pandemi COVID-19.

BEKASI - Konsep wisata industri terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Ini akan menjadi destinasi wisata industri guna menggerakkan ekonomi masyarakat, juga tentu saja penambah pendapatan asli daerah.

"Jadi, konsepnya dimatangkan dulu sebelum program tersebut resmi diluncurkan dalam waktu dekat," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna, Kamis (18/5). Dia mengatakan kalau konsepnya yang matang, seluruh pihak yang terlibat dalam program ini dapat menjalankan peran secara optimal.

Misalnya, persiapan hotel, akomodasi travel, serta pabriknya ke depan seperti apa. Karena itu, kita matangkan agar maksimal ketika diluncurkan. Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi sudah koordinasi dengan perusahaan yang menyatakan siap bekerja sama mengembangkan wisata industri.

Selain itu, perkembangan industri ekonomi kreatif yang cukup pesat memiliki daya tarik tersendiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pelaku-pelaku usaha ini juga akan dilibatkan dalam program wisata industri. Dia juga tengah menyiapkan konten dalam sebuah aplikasi berwujud katalog promosi wisata industri untuk memudahkan calon pengunjung mengakses destinasi wisata yang diinginkan.

"Semua persiapan dimatangkan agar saat diluncurkan berjalan lancar. Butuh sinergitas yang baik dengan seluruh pihak terkait," katanya. Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Bramantio Soewarno, menambahkan, sejauh ini koordinasi bersama orang terkait berjalan baik untuk merealisasikan program yang dinilai memiliki prospek menjanjikan bagi penambahan pendapatan daerah.

Kolaborasi mulai ke manajemen perusahaan, pengelola kawasan industri, pelaku usaha ekonomi kreatif, asosiasi penyelenggara perjalanan wisata atau Asperwi, hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terus diintensifkan guna mendukung program wisata industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.