Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menguat, Saham Inggris Berakhir Positif

📅 Selasa, 16 Mei 2023, 06:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menguat, Saham Inggris Berakhir Positif Doc: Antara/REUTERS/Paul Hackett
Ket. Pekerja terlihat berbincang di atas papan elektronik pergerakan saham di London Stock Exchange, Inggris.

Frankfurt - Menguat, saham-saham di bursa Inggris berakhir di wilayah positif pada perdagangan Senin waktu setempat (15/5/2023), memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 0,30 persen atau 23,08 poin, menjadi menetap di 7.777,70 poin.

Indeks FTSE 100 menguat 0,31 persen atau 24,04 poin menjadi 7.754,62 poin pada Jumat (12/5/2023), setelah terpangkas 0,14 persen atau 10,75 poin menjadi 7.730,58 poin pada Kamis (11/5/2023), dan jatuh 0,29 persen atau 22,76 poin menjadi 7.741,33 poin pada Rabu (10/5/2023).

3i Group PLC, sebuah perusahaanprivate equitydan modal ventura multinasional Inggris yang berbasis di London meningkat 2,60 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi(top gainer)dari saham-saham unggulan ataublue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan investasi dan pengembangan properti Inggris yang berfokus pada ruang bisnis fleksibel di pinggir kota, SEGRO PLC (sebelumnya dikenal sebagai Slough Estates Group), terangkat 2,06 persen; serta perusahaan pertambangan logam mulia Inggris-Rusia Polymetal International PLC menguat 2,00 persen,

Sementara itu, Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak yang menawarkan platform robotika solusiend-to-enduntuk perdagangan daring kebutuhan pokok Ocado Group PLC melemah 2,36 persen; serta perusahaan industri kedirgantaraan dan pertahanan multinasional Inggris Rolls-Royce Holdings PLC kehilangan 2,16 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.