Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Menlu RI Hadiri Forum Tingkat Menteri untuk Kerja Sama Indo Pasifik

📅 Senin, 15 Mei 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Menlu RI Hadiri Forum Tingkat Menteri untuk Kerja Sama Indo Pasifik Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Arsip - Menlu RI Retno Marsudi saat menyampaikan keterangan pers di Jakarta, pada Jumat (5/5/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada Sabtu (13/5) tiba di Stockholm, Swedia untuk menghadiri pertemuan Forum Tingkat Menteri untuk Kerja Sama di Indo-Pasifik yang diselenggarakan Uni Eropa.

"Indonesia selaku Ketua ASEAN diundang sebagai salah satu pembicara utama dalam Pertemuan Indo-Pacific Ministerial Forum," kata Retnodalam keterangan pers dari Stockholm yang diterima di Jakarta, Minggu.

Swedia saat ini memegang presidensi Uni Eropa dan di sela-sela pertemuan,Retno mengelar pertemuan dengan 22 menteri luar negeri atau setingkat menteri luar negeri.

Pertemuan Forum Tingkat Menteri untuk Kerja Sama di Indo-Pasifik Uni Eropa merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang diselenggarakan di Paris, ketika itu Indonesia juga diminta sebagai pembicara utama.

Pada pertemuan itu, Retno mengatakan bahwa kolaborasi di Indo-Pasifik merupakan salah satu isu yang dibahas pada KTT ke-42 ASEAN dan ASEAN tidak ingin melihat Indo-Pasifik menjadi teater rivalitas kekuatan besar.

"Oleh karena itu, kita semua harus bekerja sama untuk memastikan kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan yang damai dan sejahtera, termasuk upaya yang harus dilakukan melalui forum ini," kata Retno.

Menurut Retno, ASEAN terbuka untuk bekerja sama dengan semua negara tanpa kecuali atau inklusif dan ada syarat yang harus dipenuhi yakni penghormatan terhadap hukum internasional dan paradigma kolaborasi harus diadopsi oleh semuanya. "Dua prinsip ini terus dipegang teguh oleh ASEAN selama setengah abad dan memang yang cocok untuk diterapkan di Indo-Pasifik," ucapnya.

Retno menekankan bahwaengagementdengan Indo-Pasifik harus inklusif, sehingga perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di Indo-Pasifik harus dapat dinikmati oleh semua.

Selain itu, kata Retno, kerja sama di Indo-Pasifik harus konkret dan bermanfaat bagi rakyat serta harus bersifatforward lookinguntuk mengatasi berbagai tantangan di masa depan.

Pada pertemuan itu menlu juga mengundang semua negara yang hadir, terutama dari kalangan bisnis, untuk menghadiri ASEAN-Indo-Pacific Infrastructure Forum yang akan berlangsung di Jakarta pada September mendatang dan akan dilakukanback-to-backdengan KTT ke-43 ASEAN.

ASEAN-Indo-Pacific Infrastructure Forum merupakan sebuah platform yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan potensi kerja sama di kawasan Indo-Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.