Politik Identitas Bakal tak Laku, tapi Siap Dipakai di Pemilu 2024
📅 Minggu, 14 Mei 2023, 10:38 WIB | Oleh: Tim PenulisPara pakar sepakat bahwa pada dasarnya tidak ada yang salah dengan praktik politik identitas. Sebab, lahirnya praktik itu sendiri bertujuan untuk memperjuangkan keadilan dan kepentingan bersama.
Wawan menyebutkan bahwa sekarang banyak kelompok yang menggunakan identitas sosial untuk memperjuangkan kepentingannya, seperti kelompok kelompok perempuan atau minoritas gender lainnya. Menurutnya, memang seperti itu peruntukan politik identitas yang sebenarnya.
"Pokoknya, jangan untuk menegasikan atau membuat kelompok lain merasa mereka tidak pantas ada di sini karena identitasnya beda. Penggunaan politik identitas akan bahaya kalau sudah menjadi alat untuk mengeksekusi," ujar Wawan.
Sedangkan, Rizki mengatakan bahwa identitas tidak bisa dilepaskan dari politik. Setiap partai politik saja punya identitas dan ideologi masing-masing, dan tidak salah jika mereka menonjolkan identitas itu. Yang bahaya adalah ketika identitas itu dipolitisasi dan digunakan sebagai alat untuk membuat masyarakat terpecah belah dan membangun tembok-tembok pemisah.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Nurul Fitri Ramadhani, Politics + Society Editor, The Conversation
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!