Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaat Mendengarkan Musik bagi Penderita Alzheimer dan Demensia

📅 Sabtu, 13 Mei 2023, 16:45 WIB | Oleh:

Musik dapat membantu penderita Alzheimer mengingat kembali detail-detail dalam hidupnya. Para peneliti menyebutnya sebagai ingatan otobiografi yang dibangkitkan oleh musik, yang sering kali jelas dan terperinci. Efeknya paling kuat pada musik yang sudah dikenal, tetapi musik yang tidak dikenal pun bisa berpengaruh.

Meningkatkan kognisi

Sebuah tinjauan pada tahun 2023 terhadap penelitian dari tiga benua menemukan bahwa terapi musik membantu meningkatkan fungsi kognitif pada penderita Alzheimer. Para penulis juga mencatat bahwa intervensi aktif memiliki efek yang lebih besar.

Mengurangi gejala perilaku dan psikologis

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa intervensi musik dapat membantu penderita demensia mengurangi gejala, seperti kecemasan, depresi, agitasi, dan apatis.

Bernyanyi dan gabungan teknik musik adalah yang paling efektif. Hasilnya beragam saat mendengarkan musik atau memainkan alat musik.

Meningkatkan kefasihan verbal

Uji klinis telah menemukan bahwa terapi musik dapat meningkatkan kemampuan bahasa dan verbal pada penderita demensia. Bernyanyi, menulis lagu, dan membaca lirik lagu semuanya membantu meningkatkan keterampilan ini. Uji coba pada tahun 2018 mencatat efek positif secara khusus pada penderita penyakit Alzheimer ringan.

Meningkatkan kualitas hidup

Sebuah tinjauan pada tahun 2022 terhadap 26 penelitian menemukan peningkatan yang signifikan dalam kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan mental di antara orang-orang dengan Alzheimer ketika terapi musik ditambahkan ke dalam pengobatan standar mereka. Para penulis studi juga menemukan peningkatan ringan dalam kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan fisik. Namun mereka memperingatkan agar tidak melakukan generalisasi karena ada banyak variasi dalam hasilnya.

Seperti kebanyakan terapi lainnya, terapi musik memiliki beberapa risiko. Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan kecemasan akibat partisipasi aktif dalam musik.

Memilih musik yang salah juga dapat menyebabkan mendengarkan musik memberikan hasil yang negatif. Risiko yang mungkin terjadi meliputi, stimulasi berlebihan, kecemasan atau kebingungan, dan memicu ingatan negatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.