Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saran Bank Dunia Bagi Ketahanan Ekonomi di Indonesia

📅 Kamis, 11 Mei 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Saran Bank Dunia Bagi Ketahanan Ekonomi di Indonesia Doc: ISTIMEWA
Ket. SATU KAHKONEN Country Director World Bank (Bank Dunia) Indonesia - Petani menderita karena produktivitas rendah sehingga membatasi pendapatan mereka.

JAKARTA - Country Director World Bank (Bank Dunia) Indonesia, Satu Kahkonen, menyoroti tiga jalur pelengkap (complementary pathways) untuk mempromosikan ketahanan ekonomi di Indonesia ke depan. Jalur pertama adalah penciptaan mata pencaharian yang berkelanjutan.

"Cara paling berkelanjutan untuk keluar dari kemiskinan adalah bekerja. Namun di Indonesia, pekerjaan sering kali tidak cukup untuk keluar dari kemiskinan. Petani menderita karena produktivitas rendah sehingga membatasi pendapatan mereka," ujarnya dalam acara peluncuran Laporan "Pathways Towards Economic Security: Indonesia Poverty Assesment" oleh World Bank (Bank Dunia) di Jakarta, Selasa (9/5).

Seperti dikutip dari Antara, Satu mengatakan pekerja nonpertanian di daerah perdesaan maupun perkotaan sering terlibat dalam sektor jasa bernilai tambah rendah. Meskipun mereka bekerja keras, lanjut dia, sering kali bayarannya tidak cukup untuk keluar dari kemiskinan.

Karena itu, tambah dia, jebakan produktivitas rendah ini perlu diatasi dengan berbagai kebijakan pelengkap dan memberdayakan sektor swasta sehingga dapat menciptakan lapangan kerja lebih produktif.

Jalur kedua untuk mempromosikan ketahanan ekonomi adalah melindungi rumah tangga dari guncangan ekonomi, kesehatan, dan iklim. "Pandemi Covid-19 adalah contoh kejutan besar, itu bisa mendorong banyak rumah tangga ke dalam kemiskinan. Namun, berkat peningkatan program pemerintah yang cepat, dampak terhadap kemiskinan berkurang," kata Satu.

Bencana Iklim

Kendati telah ada dari program pemerintah, Indonesia dikatakan rentan khususnya terhadap bencana terkait iklim. Menimbang hal tersebut, memperkuat sistem perlindungan sosial Indonesia dan meningkatkan inklusi keuangan dinilai sangat penting guna meningkatkan ketahanan ekonomi.

Adapun jalur ketiga menuju keamanan ekonomi adalah pembiayaan investasi pro kaum miskin. Upaya tersebut dilakukan dengan investasi dan sumber daya guna mempromosikan mata pencaharian berkelanjutan, serta melindungi rumah tangga dari guncangan.

Ketiga jalur pelengkap itu ini paling baik diinformasikan oleh bukti mengingat Indonesia memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam mengimplementasikan dan menyediakan survei-survei utama, sehingga lebih banyak analis dapat memanfaatkan sumber data guna menginformasikan kebijakan ke depan.

"Ketahanan ekonomi dapat menjadi kenyataan di Indonesia, tapi itu akan membutuhkan upaya bersama. Kepemimpinan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan sejauh ini sangat mengesankan dan menginspirasi. Bank Dunia siap mendukung pemerintah dalam upaya ini," ungkap Kahkonen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.