Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UTBK untuk Ukur Kemampuan Kognitif

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 01:05 WIB | Oleh:
UTBK untuk Ukur Kemampuan Kognitif Doc: Tangkapan layar/Muhamad Ma’rup
Ket. Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Mochamad Ashari, saat meninjau pelaksanaan UTBK, di Universitas Padjajajran, Senin (8/5). Foto

JAKARTA - Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Mochamad Ashari, mengatakan tes potensi skolastik dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2023 mengukur kemampuan kognitif peserta. Adapun UTBK merupakan tahapan masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

"Tes skolastik, menekankan pada pengkuran kemampuan kognitif yang dianggap penting dalam keberhasilan mahasiswa selama studi di perguruan tinggi," ujar Ashari, usai meninjau pelaksanaan UTBK, di Universitas Padjajajran, Senin (8/5).

Dia menyebut kemampuan kognitif merupakan kemampuan yang diperoleh manusia sejak lahir berupa kemampuan logika dan bernalar. Untuk itu, tes skolastik tidak mengujikan kemampuan hafalan dan akademik peserta selama di sekolah menegah atas. "Tetapi lebih mengujikan pada kemampuan logika dan nalar peserta," tambahnya.

Kurikulum Merdeka

Tes ini juga disesuaikan dengan Kebijakan Kurikulum Merdeka yang diterapkan Kemendikbudristek. Implementasi kurikulum baru tersebut di tingkat sekolah, yaitu sekolah tidak lagi menerapkan penjurusan keilmuan. Dengan demikian, tes masuk perguruan tinggi juga didesain lebih umum.

Secara teknis, soal tes skolastik tidak lagi berupa pilihan ganda (multiple choice) tetapi menggunakan pilihan ganda kompleks (complex multiple choice). Pihaknya memastikan bahwa penyusunan soal ini sudah dianalisis dengan tim ahli dan sudah disesuaikan dengan kemampuan peserta.

"Melalui tes ini, kita bisa mendeteksi apakah anak-anak itu punya potensi kognitifinya bagus. Logikanya kalau bagus dia akan mampu dalam situasi apa pun," tandasnya.

Sebagai informasi, Pada tahun ini, UTBK-SNBT diikuti 803.853 peserta dan digelar secara luring di 74 lokasi Pusat UTBK PTN se-Indonesia. UTBK-SNBT 2023 digelar dalam dua gelombang pada 8 - 14 Mei 2023 dan 22 - 28 Mei 2023.

Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tjitjik Sri Tjahjandarie menambahkan, saat ini Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi peserta didik untuk memilih dan mengembangkan minat bakatnya. Hal ini memungkinkan peserta didik mempelajari beragam keilmuan di luar yang selama ini dipelajarinya.

Dia menyebut tes potensi skolastik mengukur kemampuan penalaran dan analisis peserta. Hal itu berguna untuk mengukur sejauh mana keberhasilan calon mahasiswa ini untuk mengambil berbagai mata kuliah hingga akhir studinya.

"Kalau sekadar pintar hapalan, begitu diarahkan ke tantangan keilmuan yang kompleks, dia belum tentu bisa survive. Kalau penalaran dan analisis tinggi diharapkan dia dapat menyelesaikan studinya dengan baik," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.