Ilmuwan Temukan Ramuan Bahan Penolak Gigitan Nyamuk
📅 Selasa, 09 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SProduk tersebut diuji terhadap nyamuk macan Asia, Aedes albopictus. Itu dapat l melindungi 95 persen orang selama delapan jam sekaligus. Deet hanya berlangsung sekitar dua jam. Produk Italia juga lebih aman dibandingkan dengan produk yang tersedia saat ini.
Hasilnya, diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, dapat membuat produk tersebut menjadi tambahan yang disambut baik di pasar. "Kami tidak berpikir akan semudah itu menemukan penolak baru. Kami cukup puas," kata ahli zoologi dari University of Florence, Francesca Dani.
Di Amerika Serikat, penelitian yang sedang berlangsung mengembangkan produk yang mungkin dapat memberikan perlindungan tidak hanya dalam hitungan jam dengan setiap aplikasi, tetapi hingga dua minggu.
Untuk tujuan ini, Defense Advanced Research Projects Agency, badan penelitian dan pengembangan AS, sedang menyelidiki kemungkinan mengubah mikrobioma kulit, tempat komunitas bakteri dan jamur hidup. Tujuannya, untuk menciptakan produk yang dapat diterapkan hanya beberapa jam sebelum memasuki area dengan populasi nyamuk yang besar
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!