Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD OKU Selatan Gunakan Mesin Pompa Sedot Banjir

📅 Senin, 08 Mei 2023, 19:36 WIB | Oleh:
BPBD OKU Selatan Gunakan Mesin Pompa Sedot Banjir Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Personel BPBD OKU Selatan, Sumsel, Senin (8/5) melakukan upaya penyedotan air banjir agar segera surut, Senin.

MUARADUA - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan menggunakan tiga mesin pompa untuk menyedot banjir di Desa Sukajaya agar segera surut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri di Muaradua, Senin mengatakan, tiga mesin penyedot ini digunakan untuk menyedot air banjir yang menggenangi rumah warga di desa tersebut.

"Ada dua rumah warga yang masih digenangi banjir sehingga belum bisa ditempati usaibencana alam," katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya melakukan upaya penyedotan menggunakan tiga mesin pompa agar air banjir dengan ketinggian mencapai 50 centimeter yang masuk ke permukiman penduduk segera surut.

Dalam melakukan penyedotan pihaknya mengerahkan sebanyak 12 orang personel BPBD OKU Selatan agar air yang disedot kemudian dibuang ke sungai dapat lebih maksimal.

"Sementara warga yang kebanjiran masih berada di tenda pengungsian yang kami sediakan sampai banjir benar-benar surut," katanya.

Dia menjelaskan, intensitas curah hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (7/5) malam merendam dua unit rumah warga di Dusun IV, Desa Sukajaya Kecamatan Buay Rawan, OKU Selatan.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kata dia, akibat bencana alam tersebutsebanyak tujuh jiwa korban banjir yang berasal dari dua Kepala Keluarga (KK) tersebut terpaksa dievakuasi ke tempat yang aman karena rumah mereka terendam air dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.

"Banjir memang tidak terlalu parah, namun bencana alam kali ini cukup menyusahkan warga khususnya para korban banjir tersebut," katanya.

BPBD OKU Selatan telah mendirikan posko penanggulangan bencana untuk mengantisipasi banjir susulan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

"Personel kami siaga di lokasi banjir dan terus memantau debit air sungai guna mengantisipasi banjir susulan," demikian Heri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.