Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tahukah Anda? Ada Empat Jenis Kelinci yang Langka dan Terancam Punah

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

2. Kelinci subtropis

Kemampuan berkembang biak kelinci terkenal luar biasa, tetapi tidak semua spesies memiliki kemampuan reproduksi yang sama.

Di dua pulau subtropis di barat daya Jepang, hidup kelinci Amami (Pentalagus furnessi), yang kadang-kadang disebut sebagai "fosil hidup" karena memiliki karakter primitif seperti telinga kecil dan kaki yang lebih baik untuk berlarian daripada melompat.

Kelinci Amami yang hampir berwarna hitam ini menghuni hutan tropis yang lebat, dan sayangnya terancam punah. Spesies ini termasuk yang tidak biasa di antara Lagomorpha karena hanya memiliki satu - jarang dua - anak dalam satu kelompok. Kebiasaan berkembang biak ini sangat cocok untuk spesies pulau yang tidak memiliki predator karnivora (bayangkan burung-burung di Selandia Baru). Sampai, tentu saja, ada yang baru.

Untuk memerangi ular, luwak India muncul di pulau-pulau ini pada tahun 1979 , yang akhirnya menemukan kelinci sebagai makanan yang lezat. Pihak berwenang sekarang sedang mengerjakan program pemberantasan luwak untuk menyelamatkan kelinci dan burung endemik dari kepunahan.

3. Kelinci pegunungan

Sementara pulau-pulau di Jepang terbukti berbahaya bagi kelinci Amami, di tempat lain pegunungan dapat menjadi pulau bagi spesies yang menghadapi perubahan iklim.

Di pegunungan Annamite Range di Vietnam dan Laos, hidup kelinci endemik lainnya (Nesolagus timminsi), belang-belang hitam dan coklat kemerahan. Spesies yang terancam punah ini adalah salah satu kelinci yang paling sedikit dipahami, tetapi kita tahu bahwa kelinci ini terancam oleh perburuan intensif.

Di pegunungan Meksiko terdapat kelinci lain yang terancam punah, yaitu kelinci gunung berapi (Romerolgaus diazi). Kelinci ini merupakan salah satu spesies kelinci terkecil di dunia, yang terancam punah akibat dampak penggembalaan ternak dan konversi lahan untuk pertanian.

4. Kelinci Eropa

Populuasi kelinci mungkin mewabah di beberapa bagian Australia, tetapi di tempat asalnya mereka sedang berjuang.

Kelinci Eropa (Oryctolagus cuniculus) adalah satu-satunya spesies kelinci yang telah dijinakkan, dan penyebarannya yang luas di seluruh dunia merupakan hasil dari kelaparan manusia yang memanfaatkannya sebagai makanan.

Namun, di daerah asalnya - Semenanjung Iberia - jumlah mereka semakin berkurang. Faktanya, kita membutuhkan tindakan konservasi karena kelinci-kelinci ini adalah spesies mangsa utama bagi lynx Iberia yang sedang berusaha bangkit kembali dari statusnya sebagai kucing paling terancam punah di dunia. Proyek LIFE Iberconejo Eropa baru-baru ini telah dibentuk untuk tata kelola yang mengakui perlunya keseimbangan antara kelinci dalam ekosistem yang sehat dan kelinci sebagai hama pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.