Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Timbun Rel KA di Purwakarta, 9 Perjalanan Kereta Api Terganggu

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Longsor Timbun Rel KA di Purwakarta, 9 Perjalanan Kereta Api Terganggu Doc: ANTARA/Daop 2
Ket. Penanganan longsoran di jalur kereta api wilayah Purwakarta.

PURWAKARTA - Sembilan perjalanan kereta api terganggu akibat longsor yang terjadi di antara Stasiun Sukatani dan Stasiun Ciganea di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

"KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan, baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, maupun yang perjalanannya dibatalkan," kata Manager Humas Daop 2 Bandung Mahendro Trang Bawono, di Purwakarta, Sabtu (6/5).

Sesuai dengan catatan Daop 2 Bandung, ada sembilan perjalanan kereta api yang terganggu akibat peristiwa longsor tersebut. Di antaranya ialah KA Argo Parahyangan (KA 53) relasi Bandung-Gambir mengalami keterlambatan 264 menit dan KA Argo Parahyangan (KA 42) relasi Gambir-Bandung mengalami keterlambatan 295 menit.

Kemudian KA Harina (KA 123) relasi Surabaya Pasar Turi-Bandung yang akhirnya perjalanannya memutar lewat Cirebon-Kroya, KA Harina (KA 125) relasi Bandung-Pasar Turi memutar lewat Kroya dan KA Serayu Malam (KA 306) relasi Pasar Senen-Purwakarta memutar lewat Cikampek-Purwokerto.

Selanjutnya KA Serayu Malam (KA 305) Serayu Malam relasi Purwokerto-Pasar Senen memutar lewat Cirebon dan KA Cikuray (KA 7048) relasi Pasar Senen-Garut memutar lewat Purwakarta-Cikampek-Kroya.

Perjalanan kereta api lainnya yang terganggu ialah KA Ciremai (KA 145) relasi Semarang Tawang-Bandung memutar kembali dari Cirebon-Banjar-Tasikmalaya dan KA Argo Parahyangan (KA 35) relasi Bandung-Gambir dibatalkan perjalanannya

Mahendro menyampaikan, bagi pelanggan yang perjalanannya terdampak longsor, baik itu dibatalkan pengoperasiannya atau yang membatalkan perjalanannya dikarenakan memilih menggunakan moda transportasi lain, akan diberikan pengembalian bea tiket hingga 100 persen sebagai bentuk kompensasi.

Ia mengatakan, longsor yang terjadi di antara Stasiun Sukatani dan Stasiun Ciganea di Kabupaten Purwakarta terjadi akibat hujan deras pada Jumat (5/5) sore.

Disebutkan, terdapat tiga titik longsoran yang mengganggu perjalanan kereta api.

Menurut dia, gangguan yang terjadi adalah longsoran yang menutupi jalur KA pada KM 111+400, KM 111+200, dan KM111+100.

Longsoran terparah terjadi pada titik KM111+100, yakni terdapat tanah setinggi 3 meter dengan panjang 20 meter menutupi jalur KA sehingga tidak bisa dilewati.

Sepanjang Jumat (5/5) malam hingga Sabtu dini hari, kata Mahendro, Daop 2 Bandung melakukan berbagai upaya untuk memulihkan jalur KA di lokasi tersebut agar bisa kembali dilalui.

Penanganan longsoran dilakukan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA. Daop 2 Bandung juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses penanganan.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.