Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Cek Posyandu Kota Bengkulu untuk Percepat Penurunan 'Stunting'

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 17:10 WIB | Oleh:
Wapres Cek Posyandu Kota Bengkulu untuk Percepat Penurunan 'Stunting' Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ibu Wury Ma'ruf Amin meninjau Posyandu Rukun, Kota Bengkulu pada Kamis (4/5)

BENGKULu - Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ibu Wury Ma'ruf Amin meninjau posyandu di Kota Bengkulu yang salah satu programnya adalah penurunan angka "stunting".

"Terdapat 2 kabupaten/kota yang sudah mempunyai prevalensi stunting di bawah 14 persen, yaitu Kota Bengkulu 12,9 persen dan Kabupaten Kaur 12,4 persen," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang mendampingi peninjauan Wapres Ma'ruf Amin di Posyandu Rukun, kota Bengkulu pada Kamis.

Hadir juga Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi yang merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu.

"Kami melibatkan Baznas untuk pemberian makanan tambahan yaitu pemberian susu kedelai, lalu kami juga memberikan abon ikan hiu untuk protein hewani bagi anak-anak terduga stunting sedangkan untuk protein nabati kami berikan olahan daun kelor," kata Dedy.

Dedy menyebut program lain untuk mengurangi prevalensistuntingadalah Bapak Asuh Stunting (BAAS) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu Tita Rovika mengatakan Posyandu Rukun melakukan pelayanan pemeriksaan ibu hamil, maupun pengukuran tinggi dan berat badan bayi yang baru lahir hingga balita.

"Di sini juga ada penyuluhan yang berganti setiap bulan, saat ini pelatihannya adalah pemberian ASI eksklusif untuk 6 bulan. Kami juga memberikan imunisasi," kata Tita.

Di Posyandu tersebut juga ada pelayanan khusus untuk warga lansia termasuk pengukuran tekanan darah.

"Di sini kami panggilnya senior, bukan lansia, supaya awet muda," ungkap Tita.

"Bagaimana pihak swasta dilibatkan tidak?" tanya Wapres.

"Dilibatkan dengan memberikan CSR dalam bentuk makanan tambahan," jawab Dedy.

"Jadi 2024 ada target berapa untuk kota Bengkulu?" tanya Wapres lagi.

"Insya Allah zero, kampanyenya begitu," jawab Wakil Walikota Dedy Wahyudi.

Di Provinsi Bengkulu, terdapat 5 kabupaten yang prevalensistuntingyang mengalami kenaikan, yaitu Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Mukomuko, Kaur; selanjutnya ada 5 kabupaten/kota lainnya mengalami penurunan, yaitu Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, Lebong, dan Kota Bengkulu.

Stuntingadalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.Stuntingterjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Saat ini, angkastuntingdi Indonesia telah mengalami penurunan dari 37 persen pada tahun 2014 menjadi 21,6 persen di tahun 2022. Presiden Jokowi menargetkan angkastuntingturun menjadi 14 persen pada 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.