Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infantino Keluhkan Tawaran Harga Hak Siar untuk Piala Dunia Putri

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 19:51 WIB | Oleh:
Infantino Keluhkan Tawaran Harga Hak Siar untuk Piala Dunia Putri Doc: ANTARA/Gilang Galiartha
Ket. Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara di sela-sela jamuan makan siang pemimpin negara dan delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Presiden FIFA Gianni Infantino mengeluhkan harga hak siar untuk Piala Dunia Putri, yang menurutnya terlalu kecil dibandingkan Piala Dunia Putra.

Pada Oktober silam, Infantino mengkritik para perusahaan penyiaran, yang menurut Infantino menawarkan harga 100 kali lebih rendah untuk menayangkan pertandingan-pertandingan Piala Dunia Putri dibandingkan kategori putra.

Ia kemudian kembali melancarkan kritik pada Senin (1/5) setempat, tiga bulan sebelum dimulainya turnamen di Australia dan Selandia Baru. Infantino meminta penawaran harga yang lebih adil.

Dalam pernyataannya, FIFA mengatakan pihaknya belum menjual hak siar turnamen itu ke pasar utama.

"Tawaran-tawaran dari perusahaan penyiaran, khususnya dari lima besar negara Eropa, masih sangat mengecewakan," ucap Infantino pada acara World Trade Organization di Jenewa, seperti dikutip dari AFP. Setelah itu Infantino menegaskan bahwa pemasukan yang didapat akan kembali lagi ke dunia sepak bola putri untuk pengembangan.

Infantino menuding bahwa perusahaan-perusahaan penyiaran hanya menawarkan antara satu juta dolar sampai sepuluh juta dolar untuk menayangkan Piala Dunia Putri. Sangat jauh dibandingkan dengan harga sekira 100 juta dolar sampai 200 juta dolar untuk hak siar Piala Dunia Putra.

Kelima negara itu diperkirakan adalah Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol.

"Agar jelas, merupakan tanggung jawab moral dan kewajiban kami untuk tidak menjual (hak siar) Piala Dunia Putri dengan harga terlalu rendah. Oleh karena itu, jika tawaran-tawaran yang datang masih tidak adil, kami akan memaksa untuk tidak menyiarkan Piala Dunia Putri kepada "lima besar" negara Eropa," ucap Infantino.

Karena perbedaan zona waktu, maka pertandingan-pertandingan Piala Dunia Putri tidak akan ditayangkan di jam-jam tayang utama (prime time) di Eropa. Meski demikian Infantino mengatakan hal itu bukan alasan.

"Mungkin karena (Piala Dunia Putri) dimainkan di Australia dan Selandia Baru, itu bukan jam tayang utama di Eropa, namun tetap saja, itu dimainkan pada pukul 9 malam atau 10 pagi, maka itu masih waktu yang masuk akal," tegas Infantino.

Piala Dunia Putri akan dimulai pada 20 Juli dan berakhir pada 20 Agustus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Simeone Cadangkan Julian Al...
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Janic...
Olahraga
Swiatek Hadapi Ujian Berat ...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...

Tim SAR Lakukan Penyisiran Lokasi Terdampak Gempa

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...
Megapolitan
Harga Daging Sapi Melonjak!...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.