Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Saham Jerman Berbalik Menguat

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 04:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Saham Jerman Berbalik Menguat Doc: ANTARA/HO
Ket. Saham Jerman.

Frankfurt - Berita gembira. Saham-saham Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis (27/4) waktu setempat, berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt bangkit 0,03 persen atau 4,72 poin menjadi menetap di 15.800,45 poin.

Indeks DAX 40 merosot 0,48 persen atau 76,40 poin menjadi 15.795,73 poin pada Rabu (26/4), setelah terkerek 0,05 persen atau 8,18 poin menjadi 15.872,13 poin pada Selasa (25/4), dan jatuh 0,11 persen atau 17,71 poin menjadi 15.863,95 poin pada Senin (24/4).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 19 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 20 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Siemens Energy AG, sebuah perusahaan yang menawarkan pembangkit listrik dan transmisi, konsultasi teknis, serta layanan pengoperasian dan pemeliharaan meningkat 2,98 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar(top gainer)dari saham-saham unggulan ataublue chips.

Disusul oleh saham perusahaan perbankan investasi dan jasa keuangan multinasional Jerman Deutsche Bank AG yang terangkat 2,47 persen; serta perusahaan pengiriman paket dan manajemen rantai pasokan multinasional Jerman Deutsche Post AG menguat 2,08 persen.

Pada sisi lain, Deutsche Borse AG, perusahaan multinasional Jerman yang mengatur perdagangan saham dan sekuritas lainnya mencatat kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya tergelincir 7,73 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen semikonduktor terbesar di Jerman, Infineon Technologies AG yang anjlok 4,47 persen; serta perusahaan industri kimia terbesar di dunia asal Jerman yang berkantor pusat di Ludwigshafen, BASF SE, kehilangan 4,30 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.