Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nestle Gunakan Satelit Airbus Pantau Reboisasi di Thailand

📅 Kamis, 27 Apr 2023, 14:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nestle Gunakan Satelit Airbus Pantau Reboisasi di Thailand Doc: CNA/REUTERS/Denis Balibouse
Ket. Pusat penelitian Nestle di Vers-chez-les-Blanc di Lausanne, Swiss pada 20 Agustus 2020.

LONDON - Nestle melakukan uji coba menggunakan satelit Airbus untuk memantau penghutanan kembali, di tengah kekhawatiran global tentang apakah perusahaan barang konsumsi sudah cukup berbuat untuk mengurangi jejak karbon mereka.

Satelit Pléiades Neo Airbus akan memberikan gambar beresolusi tinggi di provinsi Ranong dan Chumphon di Thailand selatan yang akan membantu memastikan pohon yang ditanam Nestle di daerah tersebut tumbuh dalam jangka panjang, kata perusahaan makanan terbesar di dunia itu.

"Ini lebih akurat karena Anda perlu turun ke 30 sentimeter, yang merupakan selembar kertas," kata Magdi Batato, Wakil Presiden Eksekutif, Kepala Operasi, di Nestle, kepada Reuters.

"Taksonomi hijau UE (Uni Eropa) menyentuh banyak poin, dan satu poin yang semakin sering dibahas hari ini adalah poin lanskap," kata Batato."Sangat penting juga menghilangkan karbon melalui pemulihan bentang alam."

Program reboisasi global Nestle, bagian penting dari target bersih nol emisi 2050, bertujuan menanam dan menumbuhkan 200 juta pohon dalam rantai pasokan perusahaan Swiss pada 2030. Perusahaan ini pada 2022 mengamankan 12,4 juta pohon melalui proyek reboisasi di Australia, Tiongkok, Ghana, dan Thailand, katanya.

Pembuat coklat KitKat, kopi Nescafe, dan penyedap Maggi ini mengatakan, satelit akan memantau lebih dari 150.000 pohon peneduh di perkebunan kopi selama periode 20 tahun.

Pohon peneduh membantu mencegah paparan sinar matahari yang berlebihan pada tanaman kopi, meningkatkan hasil dan produktivitas dalam jangka panjang, sekaligus menghilangkan karbon dari atmosfer, kata perusahaan itu.

"Kami bermaksud menyerap 200.000 metrik ton karbon selama masa proyek ini," kata Benjamin Ware, Kepala Global Iklim dan Sumber Berkelanjutan Nestle.Dia menambahkan, perusahaan percaya satu ton karbon dapat "tenggelam" dengan enam pohon pelindung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.