Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sosialisasi Strategi Arus Balik

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 01:01 WIB | Oleh:
Sosialisasi Strategi Arus Balik Doc: ANTARA/Oky Lukmansyah
Ket. Personel kepolisian memberikan petunjuk jalan saat pengalihan arus lalu lintas di pintu keluar tol Tegal, Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (23/4). Satlantas Polres Tegal pada hari kedua Lebaran mengalihkan kendaraan yang keluar di pintu tol Tegal ke arah utara Kota Tegal akibat padatnya arus kendaraan di jalur tengah ke arah Purwokerto.

JAKARTA - Pakar transportasi, Tri Basuki Joewono, mengatakan jalur alternatif bagi pemudik harus terus disosialisasikan. Hal tersebut untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik saat arus balik.

"Informasi lintasan dan alternatif-alternatif yang tersedia perlu terus disampaikan sehingga pelaku perjalanan akan lebih baik dalam menyusun rencana perjalanan," ujar Tri, kepada Koran Jakarta, Senin (24/4).

Rektor Universitas Parahyangan terpilih periode 2023-2027 itu menilai hal tersebut dapat membantu menyebarkan pemudik pada tempat dan waktu yang lebih tersebar. Menurutnya, arus balik akan terjadi dengan distribusi yang agak berbeda dengan arus mudik.

Tri mengatakan ada keleluasaan para pemudik untuk memilih waktu perjalanan kembali ke tempat asal. Walaupun puncak perjalanan di sekitar tanggal 24, 25, 26 akan tinggi, memperhatikan pula hari libur di tanggal 1 Mei, maka para pemudik akan lebih keleluasan memilih waktu.

"Antisipasi arus balik diperlukan dengan memanfaatkan informasi di saat arus mudik, lalu melakukan persiapan untuk mengantisipasinya. Salah satu contohnya adalah penyiapan lajur-lajur alternatif sebagai antisipasi saat lajur utama telah dipenuhi pemudik," jelasnya.

Tri menilai pemerintah serta pihak swasta telah mempersiapkan fasilitas mudik sejak jauh-jauh hari. Meski begitu, para pemudik menjadi aktor penentu keselamatan dan kesehatan dalam perjalanan.

"Kesehatan diri dan keluarga yang disiapkan dengan baik akan menentukan keselamatan perjalanan," tandasnya.

Strategi Pemerintah

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memprediksi akan ada 203 ribu kendaraan yang masuk ke Ibu Kota Jakarta pada puncak arus balik nanti. Ia menyebut puncak arus balik akan terbagi menjadi dua periode yakni pada tanggal 24-25 April dan 30 April-1 Mei 2023.

Dia mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan strategi dalam mengantisipasi arus balik Lebaran. Strategi tersebut mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga penerapan rekayasa lalu lintas seperti saat arus mudik Lebaran.

"Semua pihak yang terlibat harus menggencarkan sosialisasi anjuran untuk perjalanan balik pada arus balik nanti, seperti halnya yang dilakukan secara masif di arus mudik untuk menganjurkan masyarakat mudik lebih awal, yang berhasil memecah kepadatan puncak arus mudik," katanya.

Dia menambahkan, pemerintah telah bekerja sama dengan pengelola jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera untuk memberikan diskon kepada pengguna jalan tol pada tanggal 27 sampai 29 April 2023. Hal tersebut dilakukan guna memecah puncak arus balik mudik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.