Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pernyataan Diplomat Tiongkok Menuai Kemarahan Eropa karena Mempertanyakan Kedaulatan Negara-negara Bekas Uni Soviet

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 23:55 WIB | Oleh:

"Kami mengharapkan penjelasan dari pihak Tiongkok dan mencabut sepenuhnya pernyataan ini," tambahnya.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok belum mengomentari pernyataan Lu. Lu, yang berada di tahun keempat penempatannya di Paris, telah menampilkan gaya diplomasi "prajurit serigala" Beijing dengan ucapannya yang blak-blakan sebelumnya.

Duta Besar Ukraina untuk Prancis, Vadym Omelchenko, menyindir bahwa Lu harus ditanya "siapa pemilik Vladivostok?", mengacu pada kota pelabuhan yang dianeksasi Rusia dari Tiongkok pada pertengahan abad ke-19.

Menteri Luar Negeri Estonia, Margus Tsahkna, menyebut, komentar duta besar itu "keliru dan salah menafsir sejarah".

"Negara-negara Baltik di bawah hukum internasional telah berdaulat sejak 1918 tetapi diduduki selama 50 tahun," tegasnya.

Tiga negara Baltik pertama kali mendeklarasikan kemerdekaan pada 1918 setelah Revolusi Rusia. Uni Soviet menduduki dan mencaploknya selama perang dunia kedua pada 1940 dan sekali lagi pada tahun 1944. Sebagian besar negara barat menolak untuk mengakui aneksasi tersebut. Setelah kemerdekaan mereka pada 1990-91, ketiganya bergabung dengan Uni Eropa dan NATO dan menjadi pendukung kuat Ukraina dalam perjuangannya melawan agresi Rusia.

Lituania berada di bidikan Beijing setelah memperdalam hubungan dengan Taiwan pada 2021, yang ditanggapi Tiongkok dengan sanksi pembalasan. Ketiga negara Baltik sejak itu telah menarik diri dari dialog "17+1" Tiongkok sebelumnya untuk negara-negara Eropa tengah dan timur.

Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu, men-tweet dukungannya untuk pernyataan Landsbergis. "Percayalah, dibutuhkan #Taiwan untuk mengetahui dan merasakan seberapa jauh dan seberapa buruk hal itu bisa terjadi," cuitnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.