Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Simpang Siur Informasi, Suahasil Pastikan Gaji ASN Ditransfer Langsung ke Rekening Penerima

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 13:24 WIB | Oleh:
Cegah Simpang Siur Informasi, Suahasil Pastikan Gaji ASN Ditransfer Langsung ke Rekening Penerima Doc: Antara foto
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara saat ditemui usai acara pelantikan pejabat eselon I Kemenkeu di Jakarta, Jumat (23/10).

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Hal itu disampaikan Suahasil merespons usulan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono sebelumnya agar gaji ASN disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Dalam praktik, kita melihat bahwa idealnya pembayaran gaji dilakukan langsung dari rekening kas umum negara ke rekening masing-masing pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri. Mereka masing-masing memiliki rekening. Kita bahkan menginginkan bukan hanya PNS, TNI, dan Polri yang memiliki rekening, tetapi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Suahasil usai acara pelantikan pejabat eselon I di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, pembayaran gaji secara langsung merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan perbendaharaan negara sekaligus memperluas inklusi keuangan masyarakat.

Pemerintah selama ini telah menerapkan mekanisme transfer langsung untuk pembayaran gaji PNS, TNI, dan Polri. Mekanisme serupa juga diterapkan untuk pembayaran tunjangan profesi guru.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Keuangan memastikan data penerima dan nomor rekening sudah terverifikasi agar pembayaran dapat disalurkan secara tepat.

“Hal yang penting dalam sistem tersebut adalah, pertama, kita memiliki daftar nama seluruh PNS, TNI, dan Polri yang valid. Identitas orangnya jelas dan nomor rekeningnya juga jelas, termasuk di bank mana rekening tersebut berada,” ujarnya.

Selain gaji dan tunjangan profesi guru, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara langsung ke rekening penerima.

Mekanisme tersebut dikenal sebagai government-to-person payment (G2P) atau pembayaran pemerintah secara langsung kepada individu.

Suahasil menilai upaya itu juga sejalan dengan rencana program Satu Orang Satu Rekening yang akan dijalankan pemerintah.

Melalui program itu, warga berusia di atas 17 tahun yang termasuk kelompok desil 1–4 direncanakan dibukakan rekening dengan saldo awal Rp50.000.

"Datanya itu datang dari PKH, datang dari Kementerian Sosial yang tau siapa yang menjadi penerima, dia berikan datanya. Dia kasih tau nomor rekeningnya, lalu kemudian kita transfer secara rutin. Kalau yang rekening gratis itu kan ada Rp50.000 saldo awal ya," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.