Superman Mengaku Sinar Matahari Bukan Sumber Kekuatannya
📅 Rabu, 19 Apr 2023, 00:31 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Sejak DC Comics meluncurkan pertama kali pada Mei 1938, fans mengetahui bahwa karakter Superman memperoleh kekuatannya dari matahari kuning yang menyinari seluruh planet di sistem tata surya. Namun, baru-baru ini "Man of Steel" membuat pengakuan yang cukup mengejutkan, membantah anggapan yang telah berkembang selama hampir satu abad.
Dilansir oleh Screen Rant, dalam edisi komik terbaru Superman: Lost #2, Superman mengatakan bahwa sesungguhnya ia mendapat kekuatan dengan berbagai kelebihan dari gravitasi bumi.
Kerap dinarasikan dalam terbitan-terbitan sebelumnya, Superman memperoleh kekuatan dari radiasi sinar matahari yang lebih kuat, dibandingkan dengan yang dikandung oleh matahari planet asalnya, Krypton, yaitu bintang katai merah bernama LHS 2520. LHS 2520 ini disebut lebih kecil dan lebih dingin daripada Matahari.
Untuk sebagian besar karir superhero-nya, kekuatan Superman bergantung pada radiasi matahari yang memungkinkan dia untuk terbang, menyorotkan sinar X yang panas, dan kebal terhadap peluruh bahkan bom.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun dalam edisi komik terbaru, Kal-El, (nama asli Superman), mengungkapkan aspek kunci kemampuannya adalah gaya gravitasi bumi, yang bekerja bersama radiasi matahari untuk memberinya kekuatan.
Dikisahkan dalam komik karya Christopher Priest dan Carlo Pagulayan tersebut, Clark Kent (alter ego Superman di kehidupan nyata) masih menyesuaikan diri dengan kehidupan normal di Bumi setelah dia hilang di luar angkasa selama dua puluh tahun. Superman akhirnya menceritakan kepada Lois Lane kekasihnya tentang apa yang terjadi setelah dia melakukan perjalanan singularitas kuantum.
Dia terlempar ke bagian lain dari alam semesta di mana dia diselamatkan dari ruang hampa oleh sekelompok pengembara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para penyelamatnya itu skeptis bahwa Superman dapat bertahan hidup dari sesuatu yang berdampak seperti singularitas, tetapi ia memberi tahu para pengembara itu bahwa Kryptonian memiliki berbagai reaksi biokimiawi terhadap gravitasi yang meningkat saat terkena radiasi matahari.
Setelah menceritakan kisahnya, Superman dibuang ke planet asing karena tidak mampu membayar para penyelamatnya untuk pulang. Planet ini diselimuti kabut asap dan memiliki tingkat gravitasi yang jauh berbeda, memaksa Superman untuk mempelajari kembali kekuatannya yang paling dasar.
Dalam salah satu halaman ditampilkan Superman jatuh setelah gagal terbang karena dampak gravitasi planet berkabut itu, yang berbeda dengan gaya gravitasi di bumi.
"Nah gravitasi dan apapun yang terjadi dengan matahari mereka, seribu variabel. Harus belajar lagi," kata Superman.
"Gravitasi Kawan.. hanya harus mendapatkannya," tambahnya menegaskan.
Kata-kata tersebut menyiratkan bahwa akar kekuatan sebenarnya adalah gravitasi yang Superman alami. Di masa lalu, dia menggambarkan dirinya sebagai baterai hidup yang terus-menerus menyerap sinar matahari yang menjadi bahan bakar kekuatannya. Tapi sekarang Superman mengatakan gravitasi sebuah planet menentukan apa yang bisa dia lakukan. Meskipun ini adalah perubahan kecil, hal itu menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kekuatannya dapat berubah dengan gravitasi yang berbeda dibandingkan dengan Bumi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!