Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar AS Menguat Signifikan

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 05:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar AS Menguat Signifikan Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic
Ket. Ilustrasi - Uang dolar AS.

New York - Menguat signifikan. Dolar AS terusreboundterhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah rilis data ekonomi AS dan lebih banyak investor berpikir Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Mei.

Indeks dolar, yang mengukurgreenbackterhadap enam mata uang utama lainnya, terangkat 0,48 persen menjadi 102,1082 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0926 dolar AS dari 1,0999 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2373 dolar AS dari 1,2414 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 134,3900 yen Jepang, lebih tinggi dari 133,79 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8988 franc Swiss dari 0,8939 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3397 dolar Kanada dari 1,3360 dolar Kanada. Dolar AS meningkat menjadi 10,3568 krona Swedia dari 10,3245 krona Swedia.

Federal Reserve New York melaporkan pada Senin (17/4/2023) bahwa indeks manufaktur negara bagian itu adalah 10,8 pada April, naik dari -24,6 pada Maret, yang menunjukkan kenaikan bulanan terbesar dalam setahun. Para ekonom memperkirakan pembacaan -18,3.

National Association of Home Builders (NAHB) melaporkan Senin (17/4/2023) bahwa indeks pasar perumahan mencapai 45 pada April, naik dari 44 pada Maret. Ini sejalan dengan ekspektasi para ekonom.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS terus meningkat pada Senin (17/4/2023), dengan suku bunga surat utang negara dua tahun bergerak menuju 4,2 persen dan suku bunga obligasi 10-tahun bergerak menuju 3,6 persen.

The Fed memiliki probabilitas hampir 90 persen untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada awal Mei, naik dari probabilitas 78 persen Jumat lalu (14/4/2023), menurut data dari CME FedWatch Tool pada Senin (17/4/2023) sore.

"Ada tarik menarik antara mereka yang merasa optimis bahwa Fed akan segera mengakhiri program pengetatan suku bunga karena pelemahan yang kita lihat dalam perekonomian ... dengan mereka yang percaya bahwa Fed akan dipaksa untuk menaikkan suku bunga lebih lama karena ekonomi tidak dalam arti menyerah," Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research, mengatakan pada Senin (17/4/2023).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.