Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangunan Kuno di Irak Dihancurkan oleh Perubahan Iklim

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bendungan hulu di Turki dan Irak telah mengurangi aliran sungai-sungai besarnya, dan lebih banyak air terbuang sia-sia oleh sistem irigasi kuno Irak dan praktik pertanian yang ketinggalan zaman.

Temperatur musim panas mencapai 50 derajat Celsius (122 derajat Fahrenheit) sering melanda Irak di mana kekeringan telah mengeringkan area pertanian, mendorong para petani dan penggembala pergi ke kota-kota yang padat.

"Badai pasir menjadi lebih sering, angin menjadi lebih berdebu dan suhu meningkat," kata Jaafar al-Jotheri, profesor arkeologi di Universitas Al Qadisiyah Irak.

"Tanah menjadi lebih rapuh dan terfragmentasi karena kurangnya vegetasi dan akar," jelasnya.

Karena semakin banyak petani yang meninggalkan pedesaan, "tanah mereka tertinggal dan terbengkalai dan tanahnya menjadi lebih mudah terkena angin".

Angin mengambil "lebih banyak fragmen sedimen yang mencapai situs arkeologi", kata Jotheri, menambahkan bahwa "pasir dan lumpur menyebabkan pelapukan fisik dan disintegrasi bangunan".

Mengandung Bukit Pasir

Masalahnya diperparah oleh salinisasi, kata Mark Altaweel, profesor Arkeologi Timur Dekat di University College London.

Saat panas ekstrem, jelasnya, air di permukaan tanah menguap begitu cepat sehingga tanah tidak menyerap kembali kristal yang tertinggal sebagai kerak.

"Saat sangat kering, air dengan cepat menguap dan meninggalkan residu garam," katanya, menambahkan bahwa "Anda bisa melihatnya di batu bata".

Jotheri mengatakan, garam di bumi yang dibawa oleh badai pasir menyebabkan "pelapukan kimiawi pada bangunan arkeologi".

Pihak berwenang Irak bersikeras bahwa mereka sedang menangani masalah yang kompleks dan berlapis-lapis.

Pemerintah "sedang bekerja membendung bukit pasir", kata Chamel Ibrahim, direktur barang antik provinsi Dhi Qar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.