Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Dirikan Perusahaan Kecerdasan Buatan X.AI

📅 Sabtu, 15 Apr 2023, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Elon Musk Dirikan Perusahaan Kecerdasan Buatan X.AI Doc: CNA/Reuters
Ket. Elon Musk mendirikan perusahaan kecerdasan buatan.

SAN FRANCISCO - Elon Musk telah membentuk perusahaan kecerdasan buatan X.AI yang berbasis di negara bagian Nevada, AS, menurut dokumen bisnis yang muncul pada Jumat (14/4).

Musk, yang sudah menjadi bos Twitter dan Tesla, terdaftar sebagai direktur X.AI Corporation yang didirikan pada 9 Maret, menurut pengajuan bisnis negara.

Musk baru-baru ini menggabungkan Twitter dengan perusahaan cangkang "X" yang baru dibuat, mempertahankan nama merek untuk platform tersebut tetapi bukan bisnisnya.

Pendirian perusahaan X.AI yang akan menjadi saingan OpenAI, pembuat ChatGPT, terjadi meskipun ada seruan jeda dalam mengembangkan kecerdasan buatan.

Musk membeli ribuan prosesor komputasi yang kuat dan mahal serta merekrut talent teknik sebagai bagian dari proyek AI di Twitter, menurut laporan Insider.

Sementara itu, Musk telah memangkas staf di Twitter sebagai bagian dari pemotongan biaya yang dramatis sejak pengambilalihan perusahaan San Francisco senilai 44 miliar dolar AS akhir tahun lalu.

Tanggal pendirian X.AI adalah beberapa minggu sebelum Musk bergabung dengan para ahli dalam menandatangani surat terbuka yang menyerukan jeda dalam pengembangan AI.

Surat terbuka yang diterbitkan di situs Future of Life Institute yang didanai Musk, mendesak jeda enam bulan dalam pengembangan sistem AI yang kuat.

Kepala miliarder Tesla dan tokoh-tokoh lainnya menulis bahwa "sistem AI dengan kecerdasan kompetitif manusia dapat menimbulkan risiko besar bagi masyarakat dan kemanusiaan."

Para penandatangan, termasuk akademisi dan raksasa teknologi seperti salah satu pendiri Apple Steve Wozniak, berpendapat bahwa jeda harus digunakan untuk memperkuat regulasi dan memastikan sistem aman.

Namun para kritikus menyebut surat itu sebagai "kekacauan" dari "sensasi AI" yang bahkan salah mengartikan makalah akademis.

Perusahaan teknologi besar seperti Google, Meta, dan Microsoft telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mengerjakan sistem AI -- yang sebelumnya dikenal sebagai pembelajaran mesin atau data besar -- untuk membantu penerjemahan, penelusuran, dan iklan bertarget.

Namun akhir tahun lalu perusahaan San Francisco OpenAI meningkatkan minat pada AI ketika meluncurkan ChatGPT, sebuah bot yang dapat menghasilkan teks bahasa alami dari prompt singkat.

Musk ikut mendirikan OpenAI tetapi meninggalkan perusahaan itu pada 2018.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.