Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JMM: Umat Islam Harus Terus Gaungkan Keramahan

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
JMM: Umat Islam Harus Terus Gaungkan Keramahan Doc: ANTARA/istimewa
Ket. Jaringan Muslim Madani (JMM) bersama Institut Agama Islam Depok (IAID) Al Karimiyah menggelar dialog keagamaan Ramadhan 1444 H bertemakan 'Membumikan Islam Ramah, Menangkal Ideologi Radikal di Bumi Pancasila', di Depok, Senin (10/4).

DEPOK - Umat Islam Indonesia diminta terus menggaungkan sikap ramah. Kalau tidak ramah tidak pantas disebut Islam. Permintaan ini disampaikan Direktur Eksekutif Jaringan Muslim Madani (JMM), Syukron Jamal.

Ini dikatakan dalam dialog keagamaan Ramadan 1444 H bertema "Membumikan Islam Ramah, Menangkal Ideologi Radikal di Bumi Pancasila, di Depok, Senin (10/4)". Acara digelar bareng JMM dan Institut Agama Islam Depok Al Karimiyah.

"Artinya, ya, kalau tidak ramah namanya bukan Islam. Ya, kalau ada radikal, bukan Islam. Sebab, Islam itu rahmat bagi alam semesta dan kebaikan," katanya. Namun, jelas Syukron, faktanya saat ini ada sebagian -bahkan banyak yang mengatasnamakan Islam- dengan ideologi bertentangan dengan prinsip Islam itu sendiri. Mereka tidak menerima perbedaan dan intoleran terhadap kelompok lain.

"Dalam konteks kita sebagai bangsa dan negara Indonesia yang majemuk, hiterogen suku, ras, bahasa, budaya, dan lainnya, cara beragama seperti demikian menjadi ancaman serius kerukunan dan persatuan," tandasnya.

"Mereka ini saklek. Yang menurut mereka tidak sesuai dengan tidak dicontohkan Nabi Muhammad SAW disebut bid'ah. Mereka merasa paling benar, bahkan berani mengecap orang lain sebagai kafir. Nah, inilah tantangan kita hari ini sebagai masyarakat Islam Indonesia yang tidak boleh kita abaikan," tutur Syukron.

Menurutnya, umat Islam harus mengedepankan sikap ramah, moderat dan toleran, yang memang jadi tuntutan Nabi Muhammad SAW. Rektor IAID Al Karimiyah, Dr Ahmad Patih, mengatakan indikator muslim yang baik, ketika tetangga atau sahabat di sekitar, merasa aman baik dari segi ucapan maupun tindakannya. "Perlu juga menyayangi minoritas. Jangan saling mencaci," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.