Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh, Gudang Penyimpanan Benang di Tangerang Terbakar

📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 05:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Gudang Penyimpanan Benang di Tangerang Terbakar Doc: ANTARA/Azmi
Ket. Gudang penyimpanan barang di Kawasan Industri Pasar Kemis, Tangerang terbakar.

Tangerang - Sebuah gudang penyimpanan benang milik PT Mitra Bangun Cemerlang di Kawasan Industri Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten terbakar pada Jumat ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan kebakaran yang terjadi sejak pukul 16.40 WIB tersebut hingga malam hari ini api masih belum sepenuhnya dapat dipadamkan.

"Kejadiannya itu sore tadi sekitar pukul 16.40 WIB dan gudang yang terbakar adalah penyimpanan produk benang," kata Ujat di Tangerang, Jumat.

Ia menyebutkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, yaitu satu unit Damkar Pos Paku Haji, dua unit Damkar Pos Sepatan, satu unit Kelapa Dua, dan satu unit Damkar Pos Mako, Pos Tigaraksa dan Pos Pasar Kemis.

"Untuk personil kita terjunkan 32 orang petugas pemadam dengan tujuh unit mobil," katanya.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Api yang membesar setidaknya sudah melalap bangunan 6.000 meter yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan.

"Kalau menurut saksi mata ketika menaikkan barang (benang) di ruang KOY terlihat nyala api ditumpukan palet plastik, kemudian memberi tahu rekannya sesama petugas bagian gudang. Setelah itu mereka berusaha memadamkan api mempergunakan APAR yang ada tetapi api sudah tidak bisa di kendalikan," katanya.

Sementara itu, Komandan Pos Pasar Kemis, Boy Rahmat Firdaus menambahkan petugas kesulitan mengendalikan api lantaran asap tebal menghalangi proses pencarian titik api.

"Kesulitannya, pemadaman ke bangunan tingkat 2 atau 3, kita terjebak asap. Karena bahan yang terbakar plastik sehingga asapnya tebal sehingga kesulitan mencari titik api," ujarnya.

Ia menaksirkerugian atas kejadian kebakaran yang dialami perusahaan diperkirakan mencapai Rp200 miliar. "Taksiran kerugian Rp 200 miliar. Penyebabnyamasih diselidiki polisi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.