Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Disnakertrans Jatim Fasilitasi Mudik Gratis Pekerja Migran Indonesia

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 04:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Disnakertrans Jatim Fasilitasi Mudik Gratis Pekerja Migran Indonesia Doc: ANTARA/Indra Setiawan
Ket. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo (kiri) saat memantau posko THR di Jatim, Kamis (6/4/2023).

Surabaya - Berita gembira, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur memfasilitasi pelaksanaan mudik gratis bagi pekerja migran Indonesia (PMI) dari Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya ke sejumlah wilayah di provinsi setempat.

Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo di Surabaya, Kamis mengatakan layanan mudik gratis tersebut dilakukan dalam rangka memberi layanan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

"Layanan posko bertempat diCounter HelpDeskKepulangan PMI di Terminal Kedatangan Internasional (T2) Bandara Juanda di Sidoarjo," ucapnya.

Ia mengatakan, keberadaancounterini sehari-hari bertugas mendata status kepulangan PMI baik itu selesai kontrak, cuti atau bermasalah.Counter helpdeskPMI juga memberi layanan fasilitasi jika PMI menghadapi permasalahan seperti sakit, deportasi dan hilang kontak.

"Saat ini, jumlah kedatangan PMI melalui Bandara Juanda di Sidoarjo sampai dengan bulan Maret 2023 tercatat sebanyak 3.214 orang," katanya.

Ia mengatakan, jumlah ini akan terus meningkat volumenya mengingat di masa libur Lebaran banyak PMI pulang dalam rangka cuti untuk jangka waktu agak lama yakni sekitar satu bulan.

Ia menjelaskan, mudik gratis kepada pekerja migran Indonesia tersebut dilaksanakan pada tanggal 16 sampai dengan 18 April dengan tempat penjemputan di T2 Bandara Juanda.

"Selama 3 hari tersebut, kami melayani fasilitas mudik menggunakan bus sebanyak dua kali yaitu pada pukul 14.00 WIB dan 19.00 WIB," ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat beberapa rute mudik gratis ini, yaitu Kabupaten Malang, Kediri, Blitar dan Tulungagung, Pasuruan, Probolinggo, Jember dan Banyuwangi.

"Nganjuk, Madiun dan Ponorogo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep Lamongan, Bojonegoro dan Tuban," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.