Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Dana Nasabah Bikin Bank Global Ambruk, Apa Dampaknya ke Indonesia?

📅 Kamis, 06 Apr 2023, 11:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Dana Nasabah Bikin Bank Global Ambruk, Apa Dampaknya ke Indonesia? Doc: The Conversation/Lightspring/Shutterstock
Ket. Dunia tengah was-was dengan potensi terjadinya krisis perbankan global.

Rayenda Khresna Brahmana, Coventry University

Pasar keuangan global tengah was-was dengan potensi terjadinya krisis perbankan.

Kecemasan ini berawal dari bangkrutnya bank asal Amerika Serikat (AS) Silicon Valley Bank (SVB) pada awal Maret 2023. Beberapa bank lain seperti Silvergate Bank, Signature Bank, bahkan Credit Suisse Bank (CSB) yang merupakan salah satu bank terbesar di Eropa, ikut goyang.

Menurut sebuah studi, hampir 186 bank di Amerika Serikat berpotensi mengalami kebangkrutan yang sama seperti SVB - dan ini belum termasuk bank bank besar seperti CSB dan Deutsche Bank.

Para pelaku pasar khawatir kalau krisis perbankan ini akan mengulang peristiwa krisis keuangan global 2008, yang bermula dari kesalahan investasi bank-bank besar termasuk bank investasi Lehman Brothers.

Sentimen negatif ini pun dirasakan di Indonesia yang sempat menyebabkan turunnya indeks saham pada satu minggu pertama setelah kasus SVB mencuat.

Mengapa bank-bank global ini ramai-ramai goyah? Bagaimana dampaknya ke perbankan di Indonesia?

Perubahan model bisnis perbankan

Tugas utama bank dalam perekonomian adalah mengumpulkan dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pinjaman. Model bisnis tersebut dikenal dengan istilah "intermediasi keuangan".

Ketika masyarakat menyetor uangnya ke bank, bank memberikan imbal hasil berupa bunga tabungan kepada mereka. Saat masyarakat meminjam uang dari bank untuk modal usaha, cicilan rumah, atau kartu kredit, bank menagih biaya bunga atau bunga pinjaman dari masyarakat.

Selisih antara bunga pinjaman yang dibayarkan masyarakat dan suku bunga tabungan yang diberikan ke masyarakat adalah keuntungan bank, yang dikenal sebagai margin bunga bersih.

Jika model bisnis perbankan sesederhana ini, lalu dari mana masalahnya muncul?

Pada awal abad ke-20, model bisnis perbankan tersebut mengalami perubahan. Uang yang dikumpulkan dari masyarakat tidak lagi hanya disalurkan dalam bentuk pinjaman, tapi juga diinvestasikan ke pasar keuangan.

Harapannya, bank akan mendapatkan imbal hasil yang lebih besar dengan berinvestasi daripada sekadar menyalurkan kredit pinjaman ke masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.