Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membanggakan, Karya Peserta Pameran Seni Autisme Diapresiasi di Tingkat Dunia

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 23:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Karya Peserta Pameran Seni Autisme Diapresiasi di Tingkat Dunia Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Lukisan bunga Sakura hasil karya Muhammad Salman Farisyi yang dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta, Rabu (5/4/2023).

Jakarta - Membanggakan, pameran seni autisme bertajuk "Bianglala Seribu Imajinasi" digelar di Bentara Budaya Jakarta pada Rabu, menghadirkan 29 seniman dan beberapa diantaranya punya karya yang telah diapresiasi di tingkat dunia.

Salah satu peserta, Muhammad Salman Farisyi (Salman), bahkan pernah diundang secara langsung oleh perusahaan otomotif asal Jerman, Porsche untuk melukis di atas mobil Porsche Taycan.

"Salman ini baru dua tahun menekuni dunia melukis. Awalnya ini hanya bagian dari terapi, lalu guru seni Salman membuatnya menarik satu garis menjadi batang pohon, dari situlah Salman kemudian punya ciri khas gambar pohon Sakura, yang kemudian dilukis di Mobil Porsche Taycan pada tahun 2022 lalu di Jakarta," kata Dian Farisyi, Ibunda Salman saat ditemui di lokasi.

Dian juga mengatakan, sejak melukis, pekembangan yang paling terlihat dalam diri Salman yakni ia kini menjadi pribadi yang lebih tenang, bahkan bisa menuangkan ekspresinya ke dalam karya-karya yang positif.

"Bahkan sekarang Salman sudah punya galeri sendiri yang dinamakan MSalman Gallery," kata Dian, bangga.

Murid kebanggaan Sekolah Cikal Lebak Bulus, Jakarta Selatan itu juga pernah dipilih menjadi pelukis di atas bus Transjakarta bersama 14 pelukis lainnya.

Yayasan Autisma Indonesia (YAI) juga mengundang 11 seniman berbakat lain dari luar Jakarta, seperti Vincent Prijadi asal Surabaya yang karyanya telah mendapatkan penghargaan di ajang Art Fair Tokyo 2023 di Jepang. Seniman lainnya,Andra Naladira (24) juga turut meramaikan pameran kali ini. Ia memiliki kemampuan ingatan fotografis (photographic memory) yang handal, karyanya bernuansa hitam putih yang menampilkan detail pemandangan di Sarinah, Jakarta Pusat, dan Kota Bandung.

"Memang ciri khasnya hitam putih, dia punya kepekaan khusus pada lingkungan di sekitarnya, jadi ketika melihat dia langsung menorehkannya dalam sketsa, sebenarnya bisa juga pakai warna, tetapi Andra lebih ekspresif kalau lukisannya hitam putih," ujar Ayah Andra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Tradisi pembuatan nasi jangkrik di Kudus

12 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan nasi jang...

Tambahan stok beras di Sumut

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Tambahan stok beras di Sumut

Ruang publik Alun-alun Kabupaten Bogor

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Ruang publik Alun-alun Kabu...
Ekonomi
Piala Dunia 2026 Dongkrak O...

Lima Kandidat Utama Juara Tunggal Putri Wimbledon 2026

37 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Lima Kandidat Utama Juara T...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.