WHO: 1 dari 6 Orang di Seluruh Dunia Terkena Infertilitas
📅 Selasa, 04 Apr 2023, 16:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPada sistem reproduksi wanita, ketidaksuburan dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk infeksi menular seksual, saluran tuba yang tersumbat, gangguan rahim seperti endometriosis, gangguan pada ovarium seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), atau ketidakseimbangan hormon reproduksi.
Pada sistem reproduksi pria, ketidaksuburan dapat disebabkan oleh infeksi kelamin, ketidakseimbangan hormon, atau produksi dan kualitas sperma yang tidak normal.
Faktor lingkungan dan gaya hidup seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan dan obesitas diketahui mempengaruhi kesuburan, namun para ilmuwan juga menduga paparan polutan lingkungan dapat mengganggu hormon reproduksi dan merusak sel telur dan sperma.
Sementara teknik reproduksi berbantuan seperti fertilisasi in vitro (IVF) telah tersedia selama lebih dari tiga dekade, WHO mengatakan teknologi ini tidak dapat diakses dan terjangkau di banyak bagian dunia, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana biayanya yang tinggi dapat "melontarkan" pasangan ke dalam kemiskinan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sebagian besar negara, perawatan kesuburan sebagian besar didanai dari anggaran. WHO sekarang menyerukan kepada pemerintah untuk meningkatkan pencegahan, diagnosis dan perawatan infertilitas, dan memastikan akses yang lebih adil ke perawatan seperti IVF.
"Jutaan orang menghadapi bencana biaya perawatan kesehatan setelah mencari pengobatan untuk infertilitas, menjadikan ini masalah ekuitas utama dan terlalu sering, perangkap kemiskinan medis bagi mereka yang terkena dampaknya," kata Direktur Kesehatan dan Riset Seksual dan Reproduksi WHO, Pascale Allotey.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!