Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Fungsi Penelitian yang Lebih Beragam

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 06:55 WIB | Oleh:

Blue Origin berencana agar Orbital Reef menjadi tuan rumah lebih dari sekadar eksperimen dan manufaktur sains. Wagner mengatakan orang-orang di industri hiburan secara teoritis dapat menggunakan stasiun tersebut untuk apa saja, mulai dari studio film hingga fasilitas olahraga. Dia membayangkan stasiun itu suatu saat nanti juga bisa menambah fasilitas khusus untuk konsumen, seperti hotel mewah.

Meskipun memiliki modul yang jauh lebih sedikit daripada ISS, volume internal Orbital Reef akan tetap 90 persen dari ISS, dan hingga sepuluh astronot dapat tinggal di stasiun tersebut setelah habitat dan simpul hidup bergabung. Pada satu waktu, para astronot ini bisa saja merupakan campuran dari kru Orbital Reef, kru NASA, turis luar angkasa, peneliti swasta, atau penghibur.

Starlab from Voyager Space and Nanoracks

Jika stasiun lain akan terdiri dari modul berbeda yang diluncurkan secara terpisah, stasiun Voyager Space dan Nanoracks, Starlab, akan diluncurkan sekaligus. Stasiun tersebut akan mencakup habitat, simpul dok, sistem propulsi, lengan robotik, dan panel surya, yang akan dibuka setelah stasiun mencapai luar angkasa.

"Kami akan beroperasi penuh setelah satu peluncuran itu," kata Jeffrey Manber, Presiden Stasiun Luar Angkasa dan Internasional untuk Voyager Space. "Kami yakin ini akan menjadi peluncuran massal terbesar yang pernah dilakukan," imbuh dia.

Habitat silinder kemungkinan akan dipisahkan menjadi tiga lantai berbeda untuk tempat awak, penelitian dan manufaktur, dan itu akan dapat mendukung empat astronot. Starlab tidak hanya akan memiliki laboratorium sains di luar angkasa, tetapi Nanoracks juga akan mengoperasikan replika laboratorium yang diselenggarakan di Bumi oleh Ohio State University.

Sebelum melakukan penelitian di orbit, pengunjung akan dapat bekerja dengan perangkat keras dan membiasakan diri dengan lab di Ohio. Stasiun dapat menggunakan modul tambahan, tetapi Manber mengatakan mitra atau pelanggan harus ingin melampirkan sesuatu ke stasiun agar hal itu terjadi.

Organisasi seperti Badan Antariksa Eropa ((European Space Agency/ESA), misalnya, mungkin ingin melampirkan modul untuk penelitian atau pariwisata ke stasiun tersebut. Tapi apa yang dilihat Manber sebagai skenario yang lebih mungkin adalah bahwa perusahaan akhirnya membangun Starlab kedua.

Mereka sudah memikirkan seperti apa stasiun ruang angkasa tambahan itu dan pasar tambahan apa yang bisa dilayaninya. Saat ini, semua stasiun sedang menjajaki berbagai kemungkinan penggunaan, termasuk menampung astronot, pabrikan, dan turis dari badan antariksa. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.