Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Pagi Ini Menguat Seiring Turunnya Indeks PMI Manufaktur AS

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Pagi Ini Menguat Seiring Turunnya Indeks PMI Manufaktur AS Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Selasa (3/1/2023).

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (4/4), menguat seiring menurunnya Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) Manufaktur Amerika Serikat (AS).

Rupiah pada Selasa pagi naik 38 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp14.933 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.971 per dolar AS.

"Data PMI ini berpotensi berimbas pada pertumbuhan ekonomi AS secara umum, apalagi di tengah kondisi suku bunga tinggi yang diterapkan The Fed dan inflasi AS yang masih di level yang tinggi," kata analis ICDX Revandra Aritama saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

PMI Manufaktur AS dilaporkan berada di level 46,3, turun dari laporan bulan sebelumnya di level 47,7. PMI Manufaktur adalah indeks yang mengukur aktivitas ekonomi dari sektor manufaktur. Nilai di bawah 50 menunjukkan terjadi kontraksi di sektor manufaktur AS.

Menurut Revandra, hal tersebut memunculkan kewaspadaan yang berpotensi menimbulkan keyakinan bank sentral AS atau The Fed untuk menahan atau menurunkan suku bunga demi menjaga pertumbuhan ekonomi AS.

"Jika hal ini benar, maka dolar AS berpeluang untuk lanjut melemah dan rupiah berpeluang untuk menguat," ujarnya.

Ia menuturkan pasar terlihat masih menunggu dan mencermati kebijakan suku bunga The Fed yang baru akan diumumkan bulan depan.

Namun, beberapaforecastterhadap kondisi ekonomi AS terlihat pesimis sehingga jika suku bunga lanjut dinaikkan, beban terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi semakin berat.

Revandra memperkirakan kurs rupiah berpeluang bergerak di kisaran Rp14.900 per dolar AS hingga Rp15.100 per dolar AS.

Pada Senin (3/1) rupiah ditutup naik 25 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.971 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.996 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.