Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Gabah Berangsur Turun

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 07:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harga Gabah Berangsur Turun Doc: istimewa

JAKARTA - Harga gabah dan beras di sejumlah provinsi secara keseluruhan terjadi penurunan. Penyebabnya, panen raya di sejumlah sentra sudah merata sehingga pasokan beras terus mengalir baik ke pedagang maupun ke pasar-pasar di seluruh Indonesia.

"Hasil pengamatan BPS di 90 kota, Indeks Harga Konsumen (IHK), terdapat 29 kota yang telah mengalami penurunan harga beras. Adapun penurunan harga beras terdalam terjadi di Kota Mataram," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, Senin (3/4).

Pudji mengatakan harga gabah kering panen di tingkat petani pada Maret 2023 memang turun sebesar 7,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm). Namun, apabila dihitung secara tahunan (yoy) harganya tetap meningkat sebesar 15,41 persen.

"Demikian juga dengan harga gabah kering giling yang menurun sebesar 5,99 persen secara mtm dan meningkat sebesar 13,10 persen secara yoy," katanya.

Dengan demikian, kata Pudji, secara bulanan kenaikan harga beras tertinggi hanya terjadi di tingkat eceran dan secara tahunan kenaikan harga beras tertinggi terjadi di tingkat penggilingan. "Di sisi lain, pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi atau HET beras untuk klasifikasi medium dan premium berdasarkan zonasi," katanya.

Dalam kesempatan lain, Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mempertanyakan langkah Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menugaskan Perum Bulog untuk melakukan impor dua juta ton beras di sepanjang 2023, termasuk 500 ribu ton beras impor yang harus segera direalisasikan.

"Kami minta pemerintah jangan lakukan impor saat panen raya. Itu menjadi berita buruk dan akan mengganggu semangat para petani," ungkap Daniel.

Legislator Fraksi PKB itu merasa heran dengan langkah Bapanas yang menugaskan Perum Bulog melakukan impor. Pasalnya, hal itu tidak selaras dengan penjelasan Menteri Pertanian (Mentan) yang menyatakan optimistis hasil produksi beras Indonesia bulan ini sampai Mei karena adanya panen raya.

"Yang menjadi pertanyaan besar adalah kenapa dalam situasi panen raya dan optimisme malah pemerintah berencana melakukan impor. Paradoks ini mohon dijelaskan," tegasnya.

Pasokan Aman

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, mengatakan panen raya sudah dimulai sejak pertengahan Februari 2023 dan terus berlangsung hingga April ini. Dengan berlangsungnya panen raya secara merata di seluruh Tanah Air tersebut maka ketersediaan dan pasokan beras nasional secara otomatis akan tercukupi.

"Seperti yang sering disampaikan Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) posisi pasokan dan ketersediaan beras kita saat ini dalam kondisi aman," katanya.

Sebaga catatan, produksi beras pada 2022 mencapai 31,54 juta ton atau naik 0,29 persen jika dibandingkan 2021 yang berjumlah 31,36 juta ton. Sementara kebutuhan konsumsi hanya mencapai 30,20 juta ton. Dengan demikian, terdapat surplus beras dalam negeri sebesar 1,3 juta ton tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.