Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tips Mengikuti Tren Kecantikan dari TikTok Tanpa Merusak Kulit Wajah

📅 Senin, 03 Apr 2023, 11:13 WIB | Oleh:
Tips Mengikuti Tren Kecantikan dari TikTok Tanpa Merusak Kulit Wajah Doc: Freepik/Drobotdean
Ket. Ilustrasi.

Tak bisa dipungkiri bahwa TikTok telah menjadi trendsetter perihal kecantikan, dengan banyaknya tips dan trik yang menjamur di media sosial asal Tiongkok itu. Mulai dari riasan hingga perawatan wajah, banyak tipe yang dibagikan setiap harinya oleh sesama pengguna.

Alhasil, banyak orang yang mencari inspirasi kecantikan dari tren yang viral di TikTok, salah satunya tren memproduksi produk perawatan kulit atau skincare sendiri di rumah.

Namun, tak semua tren kecantikan di TikTok bijak untuk diikuti mengingat kondisi kulit orang yang sangat beragam dan berbeda satu sama lain.

Pencampuran produk yang tidak tepat dan tanpa pemahaman akan bahan yang digunakan juga dapat menyebabkan efek negatif bagi kesehatan kulit Anda. Tak hanya itu, bahan-bahan alami yang ditemukan di rumah juga tak semuanya cocok dan aman untuk diaplikasikan pada kulit.

Dermatolog Joyce Lim, dari Joyce Lim Skin and Laser Clinic menjelaskan tak semua buah dan bahan makanan yang aman untuk dimakan, juga aman untuk digunakan pada kulit.

Menurutnya, beberapa buah dan bahan makanan yang aman sekalipun untuk dikonsumsi justru dapat mengiritasi kulit, khususnya bagi pemilik kulit sensitif.

"Karena merupakan bahan yang dapat dimakan, mereka aman dalam hal toksisitas. Namun, beberapa di antaranya dapat mengiritasi kulit saat dioleskan," ujar Lim.

Menurut Lim, iritasi bisa terjadi karena buah dan pangan memiliki kadar asam yang seringkali tak cocok bagi kulit. Belum lagi bagi mereka yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

"Misalnya, mengoleskan kulit buah tertentu (dan jus) langsung ke kulit dapat mengiritasi kulit sensitif, karena mengandung asam buah. Beberapa orang mungkin juga alergi terhadap makanan tertentu dan ketika ini digunakan pada kulit mereka, dapat menyebabkan ruam," jelasnya kepada CNA.

Atas dasar itu, perlu untuk bijak ketika hendak mengikuti tren kecantikan yang Anda temui di TikTok.

Pertama-tama, Anda harus memeriksa kredibilitas pengguna TikTok yang membagikan tips kecantikan. Apakah mereka adalah dokter kulit yang memiliki ilmu di bidang tersebut atau hanya akun bodong.

Jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda tidak memiliki alergi terhadap salah satu bahan yang direkomendasikan dalam video TikTok yang hendak Anda ikuti.

Pada saat yang sama, Anda perlu mempelajari cara menyimpan produk yang dihasilkan dengan benar, dan berapa lama Anda bisa menyimpan bahan-bahan itu. Sebaiknya, periksa juga tingkat keasaman buah atau sayur yang hendak Anda gunakan sebagai skincare dan pastikan tingkat keasamannya sesuai dengan kulit Anda.

Sebaiknya, gunakan skincare buatan segera setelah Anda buat karena Anda tidak ingin mengambil risiko dengan menempatkan bahan-bahan yang telah rusak pada kulit Anda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.