Abai Menjaga Objek Vital, Bukti Kinerja Manajemen Pertamina Buruk
📅 Senin, 03 Apr 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiKejadian berulang kebakaran di fasilitas Pertamina menunjukkan seluruh top manajemen Pertamina tidak kredibel. Kalau perusahaan yang mengeklaim sebagai global company tidak kredibel, artinya sudah tidak layak untuk mengemban tanggung jawab.
"Di industri migas sebesar Pertamina, Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 itu kultur utama perusahaan dari atas sampai bawah. Kejadian kebakaran yang berulang menunjukkan memang tidak ada kultur K3, jadi perlu ada perubahan fundamental. Jangan hanya middle management yang diminta tanggung jawab, karena kultur perusahaan itu hanya berubah kalau dimulai dari top level.
Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan sebagai BUMN yang memiliki nilai strategis, Pertamina harus senantiasa menjaga penerapan standar operasional keamanan dan keselamatan. Dengan terulangnya peristiwa kebakaran depo, menunjukkan ada kelalaian sehingga harus diaudit.
"Fasilitas strategis seperti depo BBM harus memiliki standar keamanan dan keselamatan yang tinggi, terjaga dari segala macam potensi bahaya, baik dari bencana alam atau gangguan lainnya," kata Wibisono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!