Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesona Karang Spon Salvador Dali Rose di Taman Laut Olele

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 06:15 WIB | Oleh:

Dinamakan Salvador Dali Rose karena motif karang spon itu menyerupai lukisan bunga mawar dari maestro lukis Salvador Dali dari Spanyol yang diberi nama L'enigma del Desiderio. Oleh karena itu karang spon dengan nama latin Petrosia Lignosa ini dijuluki Salvador Dali Rose.

Penyebab patahnya terumbu karang tersebut patah pada Mei 2016 lantaran naiknya suhu air laut akibat adanya super El Nino beberapa waktu lalu. Kenaikan suhu menyebabkan pemutihan karang yang membuat rapuh.

Meskipun karang spon Salvador Dali terbesar telah patah, namun di Taman Laut Olele masih terdapat banyak karang spon sejenis dengan ukuran yang lebih kecil dengan bentuk yang beraneka ragam. Apalagi di tempat ini juga menawarkan daya tarik lain yaitu hiu paus (whale shark) yang jinak.

Spot hiu paus berada di Desa Botubarani, yang masih satu kawasan dengan wilayah perairan pesisir Taman Laut Olele. Dari penelitian yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar bersama WWF Indonesia dan Whale Shark Indonesia Project, didapatkan hasil hiu paus di Gorontalo paling lama muncul antara bulan Mei dan Juni.

Bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Bone Bolango melihat hius paus menjadi sesuatu yang berharga. Sebabnya di Indonesia sendiri, hiu paus hanya dapat ditemukan di tempat ini dan Teluk Cenderawasih (Papua Barat), dan perairan Talisayan (Kalimantan Timur).

Bagi penyuka fotografi makro, Taman Laut Olele Selain menjadi habitat bagi binatang kecil. Berbagai jenis nudibranch dan udang (shrimp) seperti anemon, saron, dan "orangutan shrimp". Lestari dan kayanya biota laut lain di Taman Laut Olele tidak heran membuatnya dijuluki nirwana bagi penikmat pemandangan bawah air laut.

Spot Jinn Cave terletak kurang lebih 500 meter dari Desa Olele bagian timur. Diberi nama demikian karena tempat ini sama dengan Gua Jin yang ada di daratan. Gua Jin bentuknya sangat besar, bahkan para penyelam tidak akan sadar jika mereka sudah masuk ke dalam gua. Di dalam Gou Jin terdapat dua tiang karang yang disampingnya terdapat celah yang sempit sehingga terasa gelap dan misterius.

Untuk masuk ke Taman Laut Olele tidak ada tarif khusus hingga saat ini. Pengunjung harus mengeluarkan ongkos untuk dapat menikmati keindahannya dengan menyewa perahu dan peralatan snorkeling atau selam untuk mencapai titik tertentu.

Sewa peralatan snorkeling seperti kaki katak, dan masker dan kacamata selam dengan harga yang ditawarkan sekitar 50.000 rupiah per satu buah. Sedangkan harga sewa peralatan selam sekitar 250.000 rupiah untuk per satu set lengkap.

Bagi yang ingin berlama-lama tersedia penginapan agar liburan Anda di Kabupaten Bone Bolango semakin memuaskan. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.