Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dosen Unair Rancang Alat Pemadam Kebakaran Hutan Bertenaga Surya

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 15:48 WIB | Oleh:
Dosen Unair Rancang Alat Pemadam Kebakaran Hutan Bertenaga Surya Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi instalasi penyiram vertikal bertenaga surya yang telah mengantongi paten sederhana dari DJKI.

SURABAYA - Kebakaran hutan yang hampir setiap tahun melanda sejumlah wilayah, memerlukan perhatian yang serius. Selain upaya pencegahan, upaya penanggulangan juga dibutuhkan untuk meminimalisir dampak yang terjadi.

& Terinspirasi dari hal itu, Dosen Vokasi Universitas Airlangga, Aji Akbar Firdaus mengembangkan invensi berupa penyiram vertikal otomatis.

Penyiram mode Vertikal

Selain dapat mendeteksi adanya api penyebab kebakaran, penyiram ini juga memiliki keunikan pada posisinya yang dikondisikan berdiri. "Penyiram berdiri ini disamakan dengan kondisi pohon-pohon yang menjulang ke atas, sehingga penyiram dibuat senatural mungkin dengan kondisi itu," ungkap Aji lewat keterangan tertulis, Kamis (30/3)/

Mode vertikal ini juga mengakibatkan penyiram tidak memerlukan lahan yang luas. Nantinya, purwarupa ini akan diuji coba dan dikalibrasi komponen sesuai dengan kondisi hutan yang ditempati.

Meski begitu, karena ukurannya yang tinggi, alat ini direkomendasikan untuk langsung dirakit di titik-titik hutan yang memiliki riwayat historis munculnya api. "Karena ukurannya antara 5-10 meter, mungkin agak sulit semisal dibuat di Surabaya, lalu dikirim ke Kalimantan misalnya. Baiknya dirakit di tempat dimana mau dipasang, dengan asumsi komponen yang bisa jadi lebih mahal," sebutnya.

Energi Surya

Aji menceritakan, alat ini menggunakan sumber tenaga dari panel surya, yang sebelumnya telah diteliti bersama tim.

"Sebelumnya kami membuat penelitian mengenai solarcell, dan kemudian mau diimplementasikan untuk membawa manfaat yang lebih luas lagi, tidak hanya dalam lingkup rumah tangga," sebut dosen program studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol tersebut.

Alat yang dikembangkan bersama rekan-rekan dari Institut Teknik Kalimantan (ITK) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu juga telah berhasil mengantongi paten sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Aji berharap invensi ini mampu memberikan manfaat, utamanya dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan. "Agar bisa menjadi cikal bakal untuk dapat mengurangi kebakaran hutan, dan dampaknya yang membahayakan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

55 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.