Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Kendalikan Inflasi Selama Puasa

📅 Rabu, 29 Mar 2023, 04:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Kendalikan Inflasi Selama Puasa Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wali Kota Depok Mohammad Idris

DEPOK - Inflasi pangan selama puasa terus dicermati agar tidak melahirkan gejolak. Pencermatan ini dilakukan Pemkot Depok. "Kami terus memperkuat pengendalian inflasi pangan selama bulan ramadan sampai Idul Fitri," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, Selasa (28/3).

Dia mengatakan, pengendalian inflasi pangan dengan cara menggelar operasi pasar murah. Selain itu, juga sidak pasar yang akan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok di Kota Depok. "Pemkot Depok melakukan operasi pasar murah dan sidak pasar guna memantau harga bahan pokok agar tetap terkendali, tidak ada lonjakan," katanya.

Nantinya, jika harga melonjak, Pemkot akan berkoordinasi dengan daerah lain yang memiliki pasokan pangan yang berlimpah. "Kalau harga sudah melonjak sseperti cabai, kami akan melihat daerah di Jawa Barat yang produksi cabainya surplus seperti Cirebon agar mengirim lebih banyak ke Depok," ujarnya.

Dia akan kontak ke Cirebon untuk membeli cabai lalu dijual langsung ke masyarakat Depok. Selain itu, masyarakat juga harus menerapkan pola hidup sederhana untuk menekan laju inflasi, terlebih selama bulan puasa. "Jadi mindset, kalau puasa banyak makan harus diubah. Itu mempengaruhi peningkatan inflasi daerah," katanya.

Selain itu, Pemkot Depok juga berencana menggelar pasar murah di 11 titik selama April. Ini akan menyasar masyarakat yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memenuhi kebutuhan bahan pokoknya selama ramadan. "Pasar murah untuk mengendalikan harga bahan pokok masyarakat," kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Depok, Adnan Mahyudin.

Selanjutnya, dalam rangka mengendalikan inflasi, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) akan mengadakan kegiatan Pasar Tani dan Gelar Hasil Perikanan. ν Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.