Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Alasan Mengapa Era Revolusi Industri 4.0 Belum Terwujud

📅 Senin, 27 Mar 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bagi banyak pebisnis, manfaat teknologi penting lainnya masih belum jelas. Tekanan sehari-hari seperti layanan dan biaya lebih diutamakan, sehingga dibutuhkan upaya untuk beralih dari solusi yang sudah familiar. Hal ini konsisten dengan penurunan dalam penelusuran industri 4.0 - bahkan ketika rantai pasokan global telah terganggu oleh pandemi virus corona, terhalangnya jalur pelayaran Terusan Suez pada tahun 2021, banjir yang menghambat transportasi kereta api di Eropa, dan kekurangan kontainer pengantaran.

Laporan KPMG tahun 2020 menemukan bahwa kurang dari separuh pemimpin bisnis memiliki pemahaman yang baik tentang istilah "revolusi industri keempat".

Risiko Tinggi, Pengawasan Tinggi

Kurangnya pemahaman merupakan salah satu rintangan dalam pemanfaatan teknologi industri 4.0. Hal lainnya adalah kebutuhan untuk membangun business case sebagai solusi untuk pengeluaran teknologi yang baru.

Semakin ambisius teknologi tersebut, semakin tinggi pula risiko dan pengawasannya. Tidak semua perusahaan memiliki pemimpin yang siap untuk memperjuangkan dan mendukung inovasi dalam menghadapi hasil yang tidak pasti atau kurang terlihat.

Inisiatif Industri 4.0 juga dapat menyebabkan resistensi terhadap perubahan di kalangan pekerja. Departemen IT, yang telah dilatih selama bertahun-tahun untuk mencari penyedia solusi perusahaan besar, merasa ragu untuk merekomendasikan solusi khusus dari perusahaan kecil - terutama untuk teknologi yang tidak mereka kenal.

Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan menyediakan sumber daya untuk membangun tim terpisah yang ditugaskan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan kapabilitas industri 4.0. Meskipun demikian, harus ada keselarasan dengan strategi bisnis yang lebih luas dari perusahaan tersebut.

Dari Krisis Menjadi Peluang

Gangguan rantai pasokan yang belum pernah terjadi selama dua tahun terakhir telah mendorong para eksekutif untuk mempertimbangkan dan mengkonfigurasi ulang rantai pasokan mereka. Namun, seringkali, mereka memilih untuk melakukan hal ini dengan cara konvensional.

Reshoring (mengembalikan produksi ke negara asal perusahaan) dan nearshoring (memindahkan produksi ke negara yang lebih dekat, daripada negara yang lebih jauh) telah menjadi pilihan populer untuk perusahaan yang ingin membangun ketahanan rantai pasokan mereka.

Teknologi Industri 4.0 memiliki peran dalam transisi ini. Sebagai contoh, pemikiran ulang rantai pasokan global yang muncul karena adanya kebutuhan untuk mengurangi biaya tenaga kerja.

Alat berat angkut tanpa pengemudi atau kendaraan berpemandu otomatis, adalah salah satu contoh cara robotika dapat mengurangi kenaikan biaya di tempat lain. Manufaktur aditif - nama industri untuk pencetakan 3D - dapat menyederhanakan dan mengurangi biaya proses produksi yang melibatkan dua atau lebih langkah yang mahal.

Untuk rantai pasokan yang melintasi perbatasan internasional, akan ada insentif tambahan untuk menggunakan platform digital untuk meningkatkan kemampuan melacak inventaris - istilah yang mencakup segala sesuatu mulai dari bahan mentah hingga produk jadi - dan untuk membantu mengangkut barang. Hal ini akan membantu perusahaan mengidentifikasi gangguan yang tidak direncanakan dengan lebih cepat dan bereaksi dengan tepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.