Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Semen Harus Kurangi Emisi

📅 Senin, 27 Mar 2023, 08:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Industri Semen Harus Kurangi Emisi Doc: istimewa

JAKARTA - Emisi yang dihasilkan dari produksi semen sangatlah tinggi sehingga mengancam kesehatan lingkungan sekitar. Padahal, saat ini tren pembangunan ke arah pembangunan berkelanjutan yang membutuhkan inovasi dari dunia industri.

Anggota Komisi VI DPR RI, Amin AK, menegaskan industri semen harus mampu menjawab dua isu penting ke depan, yakni masalah keberlanjutan dan lingkungan.

"Jejak emisi yang dihasilkan dari proses produksi semen sangat tinggi, baik emisi dari penggunaan bahan bakar saat pengolahan maupun emisi debu yang terbuang ke udara," tegasnya, di Jakarta, Minggu (26/3).

Selain itu, industri semen juga dituntut untuk mampu mengelola lahan tambang bahan baku semen, terutama dari sisi ekologis seperti keberlanjutan air tanah maupun penghijauan kembali lahan bekas pertambangan.

"Program-program semacam itu, bukan hanya bisa menjawab isu lingkungan dan keberlanjutan, namun juga menjadi syarat penting agar Semen Indonesia bisa masuk ke pasar Eropa, Amerika, dan Tiongkok," kata Amin.

Pembangunan infrastruktur, lanjut Amin, tak hanya soal konstruksi. Namun, bagaimana sebuah konstruksi dapat bertahan dan bernilai tinggi dalam jangka Panjang.

Selain itu, produk semen harus bersifat ramah lingkungan untuk mengurangi dampak pemanasan global.

"Saya berharap BUMN Semen mampu terus memproduksi produk berkualitas tinggi agar konstruksi dan properti yang dibangun negara dan rakyat bertahan lama atau awet. Ini bagian dari upaya penghematan nasional," ucap Amin.

Aksi Nyata

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menegaskan upaya mengurangi emisi juga aktif dilakukan di sektor infrastruktur.

Dia mencontohkan, dalam menghadapi perubahan iklim, Indonesia telah memulai pembangunan infrastruktur persampahan, air limbah, dan air bersih di hampir 600 kota/ kabupaten di Indonesia, serta pembangunan bendungan/ waduk, irigasi, pengendalian banjir dan pengaman pantai, perumahan, jalan, dan jembatan.

"Ada juga proyek yang dilakukan bersama dengan pemerintah Korea seperti Proyek Infrastruktur Pasokan Air Bersih di Ibu Kota Baru Nusantara. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan air bersih yang berasal dari Bendungan Sepaku Semoi dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan," ujar Menteri PUPR.

Basuki menambahkan, dalam waktu dekat akan ada kerja sama proyek lain, yakni fotovoltaik/panel surya terapung di beberapa bendungan yang baru dibangun.

"Semoga proyek-proyek tersebut akan berkontribusi pada upaya global pengurangan dan mitigasi emisi gas rumah kaca," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.