Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga TBS Sawit di Kalbar Tren Naik Tertinggi Capai Rp2.661,93/kg

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 17:36 WIB | Oleh:
Harga TBS Sawit di Kalbar Tren Naik Tertinggi Capai Rp2.661,93/kg Doc: ANTARA/Dedi
Ket. Truk pengankut TBS sawit menuju pabrik

PONTIANAK - Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kalbar pada Periode III Maret 2023 kembali mengalami tren naik dan untuk harga tertinggi saat ini umur 10 - 20 tahun capai Rp2.661,93/kg dan terendah umur 3 tahun Rp1.984,64/kg.

"Dengan tren kenaikan harga TBS sawit di Kalbar tentu semua pihak pasti bergembira. Saat ini harga tertinggi hampir menyentuh Rp2.700 per kilogram untuk umur 10 - 20 tahun," ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero di Pontianak, Minggu.

Ia menyebutkan membuka awal 2023, harga TBS sawit tertinggi masih berada di angka Rp2.351,61/kg. Periode selanjutnya meski belum signifikan harga terus bergerak naik hingga saat ini.

"Kenaikan harga tidak terlepas dari kenaikan harga CPO Rp12.425,48/kg. Harga CPO di Kalbar berdasarkan penetapan oleh tim untuk Periode III Maret 2023 sebesar. Sedangkan awal tahun di angka Rp11.168, 26/kg," ucap dia.

Menurutnya dengan tren harga sawit membaik maka mampu mendorong geliat ekonomi daerah. Perusahaan sawit mendapat margin yang setimpal. Kemudian pekebun swadaya juga demikian.

Sektor perkebunan sawit memiliki peranan penting dalam ekonomi Kalbar saat ini dengan luas kebun sebesar 2,72 juta hektare.

Sekitar 1,2 juta hektare milik perusahaan besar, 500 ribu sampai 670 ribu hektare perkebunan mandiri dan 200 ribu hektare perusahaan milik negara.

"Dengan cakupan yang ada komoditas ini menjadi tulang punggung ekonomi Kalbar," jelas dia.

Untuk memastikan harga sawit yang stabil dan pekebun atau perusahaan terus mendapat margin, menurutnya perlu dijaga tata kelola industri sawit agar semakin baik dan berkelanjutan.

"Komitmen kami dalam menjaga tata kelola sawit berkelanjutan menjadi konsentrasi. Industri sawit harus terus memenuhi aspek kesinambungan terutama kelestarian lingkungannya dan harmonisasi sosialnya," jelas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.