Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Korban Terjebak, Evakuasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Masuk Tahap Akhir

📅 Senin, 06 Okt 2025, 15:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
10 Korban Terjebak, Evakuasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Masuk Tahap Akhir Doc: Istimewa
Ket. Insiden runtuhnya bangunan empat lantai Ponpes Al Khoziny Sidoarjo menjadi bencana dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan proses evakuasi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah memasuki tahap akhir dengan masih ada 10 korban lagi yang terjebak material. Dilansir Antara, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pembersihan sisa puing bangunan dilakukan secara intensif dengan bantuan alat berat, seperti breaker excavator dan bucket excavator yang digunakan bergantian.“Hari ini kita harapkan akan selesai pembersihan dan evakuasi,” ujarnya kepada pewarta dari posko tanggap darurat di Sidoarjo itu.Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, diperkirakan masih ada sekitar 10 korban yang tertimbun reruntuhan dan hingga kini masih dalam proses pencarian. Jumlah tersebut sesuai dengan daftar nama orang hilang yang dirilis pihak pesantren.Data BNPB per Senin pukul 14.45 WIB mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 53 orang, sementara enam korban masih dalam perawatan medis. Sebanyak 97 orang telah selesai menjalani perawatan, termasuk satu korban yang tidak memerlukan penanganan lanjutan.Selain itu, tim SAR gabungan menemukan lima potongan tubuh yang kini masih dalam tahap identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.Budi menegaskan insiden runtuhnya bangunan empat lantai ini menjadi bencana dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak sepanjang Januari hingga Oktober 2025.Ia berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bersama mengenai pentingnya perencanaan pembangunan, pengawasan, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.