Pergerakan Cenderung Datar
📅 Jumat, 24 Mar 2023, 07:53 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: Istimewa
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS cenderung stabil jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah akan dipengaruhi keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menaikkan bunga acuan 25 basia poin (bps), seperti ekspektasi pasar.
Chief Analist DCFX Futures Lukman Leong memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (24/3), bergerak datar di kisaran 15.300-15.400 rupiah per dollar AS.
Sebelumnua, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (21/3), menguat 15 poin atau 0,10 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.345 rupiah per dollar AS, seiring meningkatnya selera risiko pasar terhadap aset-aset berisiko.
"Rupiah hari ini diperkirakan diperdagangkan menguat terhadap dollar AS seiring dengan melemahnya indeks dollar AS karena meningkatnya risk appetites (selera risiko) terhadap aset-aset berisiko," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta.
Rully menuturkan selera risiko pasar terhadap aset berisiko meningkat sejalan dengan menurunnya kekhawatiran pasar atas usaha bank-bank sentral terhadap penanganan Credit Suisse Bank di Swiss dan meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga yang agresif oleh Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kekhawatiran akan krisis perbankan global tampak mereda setelah pemberi pinjaman Swiss UBS setuju untuk membeli saingannya yang kesulitan likuiditas, Credit Suisse, seharga 3,23 miliar dollar AS selama akhir pecan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!