Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deforestasi Dapat Sebabkan Penyebaran Penyakit Zoonosis

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 06:40 WIB | Oleh:

Sebagian besar peneliti percaya bahwa KFD endemik selama berabad-abad di hutan Ghats Barat di India. Penyakit ini beredar secara diam-diam di antara populasi primata, burung, dan hewan pengerat, serta kutu yang mereka bawa. Terfragmentasi lahan hutan oleh aktivitas manusia, dan perubahan pola curah hujan mempengaruhi siklus perkembangan kutu, keseimbangan siklus penyakit terganggu memicu wabah baru.

"Titik api baru mungkin terjadi ketika bentang alam hutan telah berubah, atau penggunaan hutan oleh orang-orang telah berubah, katakanlah dalam lima sampai 10 tahun sebelumnya, dan itulah yang mendorong perebakan," kata Bethan Purse, ahli ekologi dan spesialis penyakit yang ditularkan melalui vektor di Pusat Ekologi & Hidrologi Inggris (UKCEH), yang saat ini memimpin proyek penelitian interdisipliner untuk lebih memahami dinamika KFD.

Ghats Barat, pegunungan di selatan India, adalah rumah bagi bentangan luas hutan yang sebagian besar tidak terganggu. Tetapi area tersebut mengalami deforestasi dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebagian karena ledakan agroforestri komersial.

Deforestasi di wilayah Shivamogga didorong oleh meningkatnya permintaan akan buah pinang, yang berasal dari pohon pinang. Biji dari pinang adalah obat perangsang yang populer saat ditumbuk dan dikunyah.

Di India sendiri konsumsi pinang merupakan masalah kesehatan utama, dengan faktor risiko banyak kanker mulut dan kanker esofagus. Pinang dikonsumsi oleh ratusan ribu orang di seluruh wilayah Asia-Pasifik dan juga di AS, menjadikannya salah satu zat psikoaktif yang paling banyak digunakan di seluruh dunia selain tembakau, alkohol, dan kafein.

Namun, tidak seperti tembakau, tidak ada kebijakan global untuk mengontrol penggunaan pinang. Oleh karenanya para peneliti melabeli pinang sebagai "darurat kesehatan masyarakat global yang terabaikan".

Perkebunan pinang seperti tempat Suresh bekerja adalah hotspot KFD, karena memecah hutan lebat dan tidak terganggu, menciptakan "zona transisi" tempat hutan dan penyakit yang mengintai di dalamnya bertemu dengan perkebunan dan habitat manusia.

"Apa yang dilakukan degradasi adalah benar-benar membuat orang bersentuhan dengan kutu," jelas Purse. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.