Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tapanuli Selatan Uji Coba Padi Lokal Siporang untuk Dikembangkan di Dataran Rendah

📅 Rabu, 22 Mar 2023, 14:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tapanuli Selatan Uji Coba Padi Lokal Siporang untuk Dikembangkan di Dataran Rendah Doc: antarafoto
Ket. Padi Siporang yang tengah dikembangkan di Tapanuli Selatan, Sumut.

SUMATERA UTARA - Dinas Pertanian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), tengah melakukan uji coba pengembangan padi local, Siporang, untuk ditanam di dataran rendah. Selama ini pada tersebut hanya dikembangkan di dataran tinggi.

Kadis Pertanian Tapanuli Selatan, Bismark Muaratua Siregar mengatakan, pengembangan uji coba adaptasi padi Siporang dilakukan melalui demplot bekerja sama dengan PT Agincourt Resources di Kecamatan Batang Toru yang memiliki ketinggian 75 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Demplot dataran rendah itu di lahan Kelompok Tani Aek Pahu dengan budi daya organik, dan Kelompok Tani Permata Hijau dengan budidaya yang konvensional," kata Bismark di Sipirok, Rabu (22/3).

Padi Siporang tersebut, selama ini dibudidayakan di dataran tinggi (800 mdpl), seperti di Kecamatan Arse, Kecamatan Sipirok, Kecamatan Marancar, dan Kecamatan Angkola Timur.

"Ternyata untuk dataran rendah, budi daya padi lokal Siporang ini dinilai sangat berpotensi dan menjanjikan termasuk dari sisi produktivitas. Hasil panen dari lahan Permata Hijau mencapai 6,7 ton/hektare(ha), sedangkan lahan Koptan Aek Pahu mencapai 5,2 ton/ha," katanya.

Yenny Lubis, salah seorang petani di Tapanuli Selata, mengatakan, hasil budi daya padi Siporang tersebut sangat baik dan dapat direkomendasikan.

Karena produktivitas budi daya di daerah asalnya (dataran tinggi Tapsel) tidak jauh beda dengan hasil produksi dataran rendah Tapsel yang rata-rata sebesar 5,62 ton/ha.

"Keuntungan lain yang sangat menggembirakan adalah berkurang-nya umur panen menjadi 108 hari setelah semai, yang artinya jauh lebih genjah. Serta Siporang bisa menjadi ikon daerah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.