Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Cibubur Indah 2 Minta Lurah dan Camat Tidak Biarkan Pengembang Rawabola Bobol Tembok Pembatas

📅 Selasa, 21 Mar 2023, 15:51 WIB | Oleh:
Warga Cibubur Indah 2 Minta Lurah dan Camat Tidak Biarkan Pengembang Rawabola Bobol Tembok Pembatas Doc: Istimewa
Ket. Camat Ciracas, Jakarta Timur Yus Wil Rasyid usai mediasi di Jakarta, Selasa (21/3)

JAKARTA- Sejumlah warga perumahan kompleks Cibubur Indah 2 (CI-2), Kelurahan Kelapa Dua Wetan, mendatangi kantor Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (21/3). Kedatangan warga tersebut untuk mengikuti mediasi oleh Camat Ciracas, Wis Yul Rasyid atas dugaan upaya pembongkaran paksa tembok pembatas oleh pengembang kavling lainnya di kampung Rawabola.

Perwakilan Masyarakat Cibubur Indah 2, Ricky Simanjuntak yang juga Sekretaris RT 007 RW 008, Kelurahan Kelapa Dua Wetan usai pertemuan dengan Camat dan pengembang kavling Rawabola mengatakan masalah antara berawal dari pembangunan kavling sebanyak 15 unit rumah oleh pengembang berinisial DK.

Pengembang kavling Rawabola itu kemudian memaksa membuka jalan dengan membongkar tembok pagar pembatas antara wilayah yang berdiri di komplek CI-2 dan Rawabola, guna kepentingan akses jalan bagi kavling yang akan dibangun. Oleh pengembang, merencanakan akses kavling tersebut akan melalui perumahan CI-2.

"Warga CI-2 menolak rencana tersebut, dan telah menyarankan pengembang untuk membuka akses jalan melalui jalan kampung Rawabola RT 006 yang telah tersedia. Pengembang tidak mengikuti usulan warga komplek CI-2 dan tetap berupaya membuat akses jalan melalui komplek kami," kata Ricky.

Warga C1-2 katanya telah berupaya sejak 2018 hingga saat ini menolak rencana pengembang yang menurut info dan sepengetahuan warga tidak memiliki izin-izin sebagaimana diperlukan oleh sebuah pengembang perumahan.

Warga pun sudah mengadu kepada Kelurahan Kelapa Dua Wetan dan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur sejak 2018, untuk mendapatkan sebuah kejelasan dan keadilan. Alih-alih mendapatkan titik temu, pertemuan-pertemuan tersebut selalu menghasilkan kebuntuan bagi warga.

Di sisi lain, pihak pengembang terus melakukan aksi intimidasi kepada warga CI-2 melalui kelompok-kelompok yang tidak dikenal oleh warga CI-2, untuk berupaya membongkar pagar pembatas tersebut. Terakhir terjadi pada hari Kamis, 17 Maret 2023, tiba-tiba sekelompok orang tidak dikenal datang ke lokasi didampingi pejabat setempat untuk membongkar paksa pagar pembatas.

"Kejadian ini berhasil dihadang oleh warga, sehingga tidak berjalan dengan lancar," kata Ricky.

Warga kata Ricky pun mengadu dan meminta Pemerintah baik di tingkat Kelurahan maupun di tingkat Kecamatan agar tidak membiarkan aksi sepihak pengembang kavling Rawabola.

"Sejak 2018 masyarakat di komplek Cibubur Indah 2 terus melakukan berbagai upaya penyampaian aspirasi kepada pihak Pemerintah setempat. Namun dari beberapa kali pertemuan hingga saat ini, upaya tersebut tidak membuahkan hasil yang baik. Pihak kelurahan Kelapa Dua Wetan dan Kecamatan Ciracas bahkan terkesan memihak pihak pengembang dan melakukan pembiaran kepada pihak pengembang melakukan pembangunan kavling," katanya.

Pihak pengembang kavling pun tidak pernah melakukan upaya dialog dengan masyarakat Cibubur Indah 2 guna mencari solusi. Masyarakat juga mengaku terintimidasi oleh pihak Pengembang, karena lokasi tersebut sering didatangi oleh pihak Preman yang berusahamembongkar paksa tembok pembatas.

"Dari hasil pertemuan tadi tidak ada titik temu, tapi lebih fair bagi kami karena akan dilanjutkan ke Walikota, kita akan ditunggu kejelasannya," kata Ricky.

Namun setidaknya, statusnya makin jelas setelah dilakukannya pertemuan kelanjutan ini, sebab lahan tersebut tadinya milik pengembang CI-2 dan diserahkan ke Pemda DKI sebagai fasilitas umum, bukan milik pengembang Rawabola.

"Sekarang kan jelas statusnya, karena kemarin di suratnya kita baca ditembok di atas lahan milik pengembang, padahal statusnya tidak ada pengembang. Pada 2019, BPN sudah datang dan menyatakan itu bukan di atas lahan pengembang Rawabola, tetapi di atas fasilitas umum perumahan," kata Ricky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.