Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Jepang Lakukan Kunjungan Mendadak ke Ukraina

📅 Selasa, 21 Mar 2023, 11:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Jepang Lakukan Kunjungan Mendadak ke Ukraina Doc: FT/Sipa/StanislavKogiku
Ket. PM Jepang Fumio Kishida berbicara dengan latar belakang bendera Ukraina.

TOKYO - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina pada Selasa (21/3).

PM Kishida akan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev untuk memberikan "solidaritas dan dukungan tak tergoyahkan," kata kementerian luar negeri Jepang.

Kishida adalah pemimpin G7 terakhir yang mengunjungi negara yang dilanda perang itu dan mendapat tekanan untuk melakukan perjalanan itu, karena Jepang menjadi tuan rumah pertemuan puncak G7 Mei ini.

PM Jepang ini berulang kali mengatakan, kunjungan ke Kiev "sedang dipertimbangkan", meskipun tantangan keamanan dan logistik menjadi kendala utama.

Kishida berada di India pada Senin (20/3) dan diharapkan kembali ke Tokyo, namun ia justru terbang ke Polandia, lalu naik kereta api untuk menyeberang ke Ukraina.

Kishida akan menyatakan "menghormati keberanian dan kegigihan rakyat Ukraina" dan memberikan "solidaritas dan dukungan tak tergoyahkan untuk Ukraina dari Jepang dan G7 yang diketuai oleh Jepang," kata kementerian luar negeri.

Kishida diperkirakan akan kembali ke Polandia untuk pertemuan puncak pada Rabu (22/3), kata kementerian luar negeri, sebelum kembali ke Tokyo pada Kamis.

Berita perjalanan itu pertama kali dilaporkan oleh media Jepang, termasuk NHK yang reporternya memfilmkan sebuah mobil yang membawa PM Kishida di kota Przemysl, lokasi biasanya para pemimpin asing naik kereta api ke Ukraina.

Kishida menjadi satu-satunya pemimpin G7 yang tidak mengunjungi Kiev setelah Presiden AS Joe Biden secara mengejutkan pergi ke Ukraina untuk bertemu Zelensky pada Februari.

Namun pejabat Jepang mengkhawatirkan risiko keamanan Kishida dalam perjalanannya ke Ukraina.

Perjalanannya ke Ukraina bersamaan dengan kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Moskow untuk berbicara dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin dengan agenda utama konflik Ukraina.

Jepang bergabung dengan sekutu Barat memberikan sanksi kepada Rusia atas aksi invasinya ke Ukraina, sambil memberikan dukungan kepada Kiev.

Jepang juga mengambil langkah langka dengan mengirimkan peralatan pertahanan dan menawarkan perlindungan bagi mereka yang melarikan diri dari konflik.

Akan tetapi, Kishida tidak menawarkan dukungan militer, karena konstitusi negara pascaperang membatasi kapasitas militernya hanya untuk tindakan defensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.