Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Harus Waspada, BI Sebut Peredaran Uang Palsu Terus Menurun

📅 Senin, 20 Mar 2023, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Harus Waspada, BI Sebut Peredaran Uang Palsu Terus Menurun Doc: ANTARA/Sanya Dinda
Ket. Tangkapan layar - Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Marlison Hakim dalam kick off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri) 2023, di Jakarta, Senin (20/3/2023).

Jakarta - Masyarakat harus waspada. Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI)Marlison Hakim menyebut peredaran uang palsu di Indonesia relatif lebih kecil dari negara lain dan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

"Tiga tahun yang lalu rata-rata setiap tahun ditemukan 9 lembar uang palsu dalam 1 juta lembar uang yang diedarkan BI, dan mulai tahun kemarin semakin menurun," kata MarlisonHakim dalam Kick Off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri) 2023, di Jakarta, Senin.

Ia menyebut tahun lalu, dari setiap 1 juta lembar uang rupiah yang diedarkan BI, hanya 5 lembar uang palsu yang ditemukan.

BI pun mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak dan mencermati ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan senantiasa menerapkan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

Mulai 27 Maret 2023 sampai dengan 20 April 2023, BIbekerja sama dengan perbankan menyediakan layanan penukaran uang di 5.066 titik layanan penukaran di bank yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia atau bertambah 377 titik dari tahun sebelumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BImenyiapkan uang tunai sebesar Rp195 triliun, naik 8,22 persen dari realisasi tahun 2022.

"Kenaikan ini mempertimbangkan pencabutan status pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik serta peningkatan mobilisasi masyarakat," katanya pula.

BI juga mengajak masyarakat mengoptimalkan pembayaran transaksi non tunai guna mendukung ekonomi dan keuangan digital, antara lain melalui QRIS dan perluasan kepesertaan BI-FAST.

BI juga mendorong Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk mempersiapkan infrastruktur guna menghadapi peningkatan transaksi di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.