Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Naik Didorong Kesepakatan Bank Swiss

📅 Senin, 20 Mar 2023, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Naik Didorong Kesepakatan Bank Swiss Doc: AFP
Ket. Ilustrasi - Ladang minyak.

SINGAPURA - Harga minyak naik di awal perdagangan Asia pada Senin (20/3) pagi, setelah menderita kerugian mingguan terbesar mereka dalam beberapa bulan, karena UBS mencapai kesepakatan untuk membeli Credit Suisse dan beberapa bank sentral terbesar dunia berusaha meyakinkan dan menstabilkan pasar keuangan global.


Minyak mentah berjangka Brent terangkat 35 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 73,32 dolar AS per barel pada pukul 00.07 GMT setelah mencatat kerugian hampir 12 persen minggu lalu, penurunan mingguan terbesar sejak Desember 2022.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terkerek 37 sen atau 0,6 persen, menjadi diperdagangkan di 67,11 dolar AS per barel, setelah menderita penurunan 13 persen minggu lalu, terbesar sejak April lalu.

Bank terbesar Swiss, UBSmengumumkan pada Minggu (19/3) malam akan membeli kreditur nomor dua di negara itu, Credit Suisse, dalam kesepakatan bersejarah.

Menyusul pengumuman tersebut, Federal Reserve AS, Bank Sentral Eropa, dan bank sentral utama lainnya berjanji untuk meningkatkan likuiditas pasar dan mendukung bank lain.

Kesepakatan bank Swiss dan langkah-langkah bank sentral untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar memulihkan kepercayaan pasar, yang mengakibatkan reli pada aset-aset berisiko, termasuk pasar minyak mentah, kata analis CMC Markets Tina Teng.

"Reli di pasar yang luas dapat berlanjut jika Fed melunakkan nada pada kenaikan suku bunga," katanya lagi.

Investor menilai probabilitas 60 persen bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu (22/3), tetapi beberapa eksekutif meminta bank sentral untuk menghentikan pengetatan kebijakan moneternya saat ini, tetapi siap untuk melanjutkan kenaikan suku bunga nanti.

Perlambatan kenaikan suku bunga dapat menekangreenback, membuat komoditas berdenominasi dolar lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

Secara terpisah, Goldman Sachs memangkas perkiraannya untuk minyak mentah Brent setelah harga anjlok, karena kekhawatiran perbankan dan resesi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Belgia Dikepung Gelombang P...
Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.