Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diskalkulia, Anak yang Kesulitan Belajar Matematika, Bagaimana Membantunya?

📅 Senin, 20 Mar 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bahasa dan simbol matematika juga bisa membingungkan. Misalnya, angka negatif punya tanda minus, tapi tanda minus juga bisa dipakai sebagai simbol operasi seperti pengurangan. Kita bisa jadi memakai kata "minus" untuk kedanya - misalnya, mengatakan "14 minus minus 9" (14 - -9). Ini bisa jadi sulit untuk dipahami. Pakailah variasi kata-kata, seperti "dikurangi", "minus", dan "diambil" untuk menjelaskan konsep yang sama. Dalam hal ini, penting untuk memakai bahasa yang jelas.

Kita pun bisa membantu anak dengan mengembangkan kosakata matematika mereka, sekaligus mengecek pemahaman mereka secara bersamaan.

Gunakan Permainan

Matematika itu ada di mana-mana di sekitar kita. Apa yang dipelajari di ruang kelas juga berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Riset kami telah menunjukkan bahwa anak-anak yang masih belia akan terbantu dengan permainan matematika kecil-kecilan menggunakan alat dan bahan di sekitar mereka.

Menghitung dan mengoleksi sejumlah benda bisa dilakukan di manapun: di meja makan, di kamar mandi, ataupun ketika sedang berjalan-jalan. Aplikasi pembelajaran berbasis praktik juga bisa membantu anak menguasai kemampuan matematika dasar.

Bersikap Positif

Terakhir, penting untuk selalu menanamkan perasaan positif terhadap matematika. Ini bisa jadi termasuk tidak menceritakan kekhawatiran dan perasaan negatif kita sendiri terkait matematika. Justru, kita harus membangun minat terhadap matematika yang dapat membantu anak-anak terus tumbuh dan melampaui kesulitan-kesulitan yang mereka alami.The Conversation

Jo Van Herwegen, Associate Professor in the department of Psychology and Human Development, UCL; Elisabeth Herbert, Associate Professor, Department of Psychology and Human Development, IOE UCLUCL IOE. Programme Director for MA SpLD dyslexia and Programme route leader for the MA in Special and Inclusive Education Specific Learning Difficulties route, UCL, dan Laura Outhwaite, Senior Research Fellow in the Centre for Education Policy and Equalising Opportunities, UCL

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.